Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 12 ton minyak goreng curah disalurkan kepada para pedagang pasar tradisional Kota Cimahi, Rabu (6/4). Hal ini guna mengatasi kelangkaan dan mahalnya harga minyak goreng curah.
Operasi pasar ini pun mendapat sambutan dari para pedagang karena mereka bisa kembali berjualan minyak goreng curah setelah hampir satu bulan tidak menerima kiriman dari distributor.
"Hari ini saya ikut mengantri karena sudah sebulan tidak punya stok. Hampir semua pedagang di pasar ini juga bernasib sama," kata salah seorang pedagang sembako Pasar Atas Baru Cimahi, Ajat.
Sejak minyak curah langka dan mahal, Ajat mengaku, dirinya hanya menjual minyak goreng kemasan yang dianggap terlalu mahal oleh konsumen. Sekali pun ada, distributor menjual dengan harga Rp 24.000 per kilogram. Hal itu membuat pedagang tidak bersedia membeli dan rela mengantri di operasi pasar supaya mendapat harga lebih terjangkau.
"Saya lebih baik antri mendapatkan minyak curah murah yang dibeli Rp14.500 lalu dijual lagi ke konsumen Rp15.000 per kilogram. Saya dapat minyak curah sebanyak 60 kilogram," tuturnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cimahi, Ngatiyana menjelaskan, pihaknya mencoba beberapa cara untuk menekan harga minyak goreng curah yang terus mahal. Salah satunya dengan operasi pasar. "Alhamdulilah kami mendapat suplai 12 ribu kilogram atau 12 ton yang diberikan kepada pedagang," terang Ngatiyana.
Ngatiyana mengimbau, para pedagang menjual minyak goreng curah kepada konsumen sesuai harga eceran tertinggi (HET) Rp 15.500. "Tidak boleh melebihi harga tersebut, jika ditemukan bakal kena sanksi. Sanksinya tidak akan dapat dikirim minyak curah lagi," ungkapnya.
Operasi pasar hanya diberlakukan di dua pasar besar di Cimahi yaitu Pasar Atas dan Pasar Antri untuk menjaga kestabilan harga minyak goreng curah. "Kami tidak jual langsung ke masyarakat, tetapi kepada pedagang supaya harganya stabil," jelasnya. (OL-15)
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengakui harga minyak goreng saat ini mengalami lonjakan. Itu terjadi karena meningkatnya biaya kemasan plastik.
Perum Bulog menegaskan bahwa kondisi pasokan dan harga minyak goreng Minyakita di lapangan tetap dalam keadaan stabil dan terkendali.
Permintaan terhadap Minyakita mengalami peningkatan seiring pergeseran konsumsi masyarakat dari minyak curah ke minyak kemasan sederhana.
Perum Bulog wilayah Kediri memastikan stok beras dan minyak goreng mencukupi kebutuhan masyarakat hingga Lebaran.
Penyitaan ini dilakukan sebagai langkah krusial untuk membedah keterlibatan korporasi yang terjerat dalam kasus perintangan penyidikan
Selain ketersediaan beras, Bulog juga memastikan pasokan minyak goreng tetap terjaga
Harga minyak goreng nasional naik 1,2% dengan rata-rata Rp19.500 per liter. Simak rincian harga Minyakita, curah, hingga kemasan premium di sini.
MENJELANG Idul Fitri 2024 minyak goreng kemasan merek Minyakita dan Curah mengalami kelangkaan dan mahal di pasar tradisional yang ada di Kota Depok, Jawa Barat (Jabar).
HARGA minyak goreng curah atau minyak goreng tanpa merk dengan kemasan plastik di pasar tradisional Kota Depok, Jawa Barat terpantau melambung tinggi, harganya hampir setara
Jika HET minyak goreng curah dinaikkan, sudah barang tentu akan menambah beban masyarakat. Padahal, masalah utamanya ada pada aspek distribusi.
Permasalahan di sisi distribusi diduga yang mendorong pemerintah berencana menaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng kemasan seusai Lebaran 2024.
MENTERI Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kenaikan harga minyak goreng curah tak bisa dihindari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved