Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
LAZNAS Baitulmaal Muamalat (BMM) kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian terkait Laporan Keuangan tahun 2020. Ini kali ke-20 BMM mendapatkan opini tersebut yang merupakan opini tertinggi dalam bidang audit keuangan. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, semua lembaga amil zakat wajib melakukan audit syariat dan keuangan.
Kantor Akuntan Publik AR Utomo sebagai Auditor Independen bertugas mengaudit laporan keuangan BMM mengungkapkan bahwa bukti audit yang diperoleh sudah cukup dan tepat untuk penyediaan suatu basis opini audit. Hasil audit dengan No. 00061/2.0883/AU.4/11/0834-3/1/IV/2021 menyatakan bahwa laporan keuangan BMM wajar dalam semua hal yang material.
"Alhamdulillah sejak didirikan pada 2000, BMM selalu melakukan audit laporan keuangan setiap tahun dan selalu mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Hal ini merupakan pembuktian bahwa dalam tata kelolanya, BMM selalu transparan dan mengelola keuangan secara baik guna menjaga kepercayaan para muzaki maupun stakeholder yang mengamanahkan dana zakat, infak, dan sedekahnya melalui BMM," ujar Direktur Eksekutif BMM, Novi Wardi, dalam keterangan resmi, Kamis (12/8).
Laporan posisi keuangan per 31 Desember 2020 dan 2019 tersebut terdiri dari laporan perubahan dana, laporan aset kelolaan dan laporan arus kas untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut, serta ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan dan informasi penjelasan lain. Selain itu, selama 2020 BMM telah menyalurkan bantuan melalui program-program pendistribusian dan pendayagunaan kepada lebih dari 100.000 penerima manfaat yang berada di 31 provinsi di Indonesia dan 1 wilayah di luar negeri.
Baca juga: Muhammadiyah Dirikan Kampus Pertama di Luar Negeri
"BMM memiliki tagline #MemfasilitasiKebaikan, yaitu memfasilitasi para muzaki yang ingin berbuat baik kepada sesama melalui zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan. Dengan bertambahnya angka penyaluran setiap tahun, terlebih lagi di masa sulit pandemi covid-19, besar harapan kami semakin banyak mustahik yang terbantu dan dapat bangkit di tengah keterpurukan," ujar Novi Wardi. Dengan mendapatkan opini tersebut, ia berharap semakin banyak pula muzaki maupun stakeholders yang percaya untuk menitipkan amanah mereka kepada BMM dalam #MemfasilitasiKebaikan bersama. (OL-14)
Program Beasiswa Cendekia Baznas merupakan salah satu program unggulan yang dirancang untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di kantor perwakilan RI di luar negeri merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan penghimpunan ZIS.
Baznas disebutnya juga akan fokus pada standardisasi ukuran keberhasilan program yang mengacu pada data statistik nasional seperti yang diterapkan oleh BPS.
Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid, mengatakan, penguatan kolaborasi antara Baznas dan LAZ menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi zakat yang besar di Indonesia.
Sebagai negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, RI memiliki potensi luar biasa menjadi pusat ekonomi syariah internasional.
Arah kebijakan Baznas ke depan termasuk target pengumpulan zakat nasional yang ditetapkan mencapai Rp160 triliun dan Baznas pusat sebesar Rp10 triliun pada 2031.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved