Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PIMPINAN Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Prof M Nadratuzzaman Hosen menilai, peran media sangat penting dan strategis dalam memberi pemahaman positif kepada masyarakat dalam berzakat.
"Diantara tugas BAZNAS membantu masyarakat untuk dapat lebih mudah berzakat.Melalui kerjasama dengan kalangan media, seperti Metro TV kami berharap dapat memberi pemahaman lebih baik lagi tentang tugas dan fungsi BAZNAS," kata M Nadratuzzaman Hosen, pada silaturahmi virtual dengan jajaran redaksi dan pimpinan Metro TV, Kamis (25/3)
Nadratuzzaman mengutarakan potensi zakat masyarakat Indonesia sekitar Rp210 triliun, namun yang baru dicapai sekitar Rp10 triliun.
Dikatakan tugas BAZNAS saat ini antara lain turut serta menangani dampak masyarakat akibat musibah Covid-19, membantu pengentasan kemiskinan, melakukan optimalisasi pengumpulan Zakat, Infaq dan Sedekah (ZIS ) di sektor publik dan swasta secara terukur dan lain lain.
Selain itu, Nadratuzzaman meyakinkan prinsip tata kelola BAZNAS yang aman secara syariah, aman regulasi dan aman dalam bingkai NKRI."Kami himbau masyarakat salurkan ZIS ke Baznas, aman dan tidak disalah gunakan," tandasnya.
Direktur Pemberitaan Metro TV Arief Suditomo berharap kerjasama dengan BAZNAS yang telah terjalin baik dapat menjadi sinergi yang memberdayakan umat.
"Potensi dan kekuatan umat ini mari kita berdayakan .Kita saling bersinergi dan siap berkolaborasi dengan BAZNAS," pungkas Arief. (OL-13)
Baca Juga: BAZNAS Salurkan Bantuan bagi yang Terdampak Pandemi
Program Beasiswa Cendekia Baznas merupakan salah satu program unggulan yang dirancang untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di kantor perwakilan RI di luar negeri merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan penghimpunan ZIS.
Baznas disebutnya juga akan fokus pada standardisasi ukuran keberhasilan program yang mengacu pada data statistik nasional seperti yang diterapkan oleh BPS.
Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid, mengatakan, penguatan kolaborasi antara Baznas dan LAZ menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi zakat yang besar di Indonesia.
Sebagai negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, RI memiliki potensi luar biasa menjadi pusat ekonomi syariah internasional.
Arah kebijakan Baznas ke depan termasuk target pengumpulan zakat nasional yang ditetapkan mencapai Rp160 triliun dan Baznas pusat sebesar Rp10 triliun pada 2031.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved