Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA membutuhkan waktu 15 bulan, mulai Januari 2021 hingga Maret 2022 guna menuntaskan program vaksinasi Covid-19 di 34 provinsi dan mencapai total populasi sebesar 181,5 juta orang.
Terkait adanya prediksi Indonesia mencapai kekebalan imunitas atau herd immunity dalam waktu 15 bulan sesuai target cakupan vaksinasi, Ahli Epidemiologi Griffith University, Dicky Budiman menilai bahwa herd immunity dalam jangka waktu itu sulit direalisasikan.
"Nampaknya sulit ya, melihat performa selain kita juga masih menghadapi masalah data, SDM, teknis operasional termasuk juga isu supply ini yang enggak bisa kita pastikan ketersediaan dari vaksin, yang mana vaksin ini kita impor," kata Dicky kepada Media Indonesia, Senin (22/2)
Meksipun vaksin Sinovac yang diproduksi dalam negeri oleh PT Biofarma, juga bahan bakunya atau dosis bulk juga impor. Apalagi proses vaksinasi bersaman seluruh dunia terjadi dan tidak ada jaminan ketersedian di tanah air.
Baca juga: Covid-19 Kini Bisa Dideteksi Lewat Bau Ketek, Akurasi 91%
"Masa 15 bulan itu tentu tidak terlalu realitis dalam kondisi saat ini, sehingga kita perlu rencana cadangan. Dimana rancangan periodenya semua itu harus disadari bahwa strategi 3T dan 5M yang harus diperkuat sehingga apapun yang terjadi, kita tidak mengalami pemburukan pandemi," paparnya.
Lanjut Dicky, walaupun vaksinasi berlangsung lama nantinya tetapi angka kesakitan dan kematian tidak terlampaui banyak karena bisa dikendalikan dengan strategi 3T dan 5M tersebut.
Sebelumnya, dilaporkan pelaksanaan vaksinasi selama 15 bulan akan berlangsung dalam 2 periode, yakni Periode 1 berlangsung dari Januari hingga April 2021 dengan memprioritaskan 1,3 juta tenaga kesehatan dan 17,4 juta petugas publik yang ada di 34 provinsi.
Periode 2 berlangsung selama 11 bulan, yaitu dari April 2021 hingga Maret 2022 untuk menjangkau jumlah masyarakat hingga 181,5 juta orang.
Vaksin bersama, penerapan disiplin 3M (Memakai Masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan) dan penguatan 3T (Tracing, Testing, Treatment) merupakan upaya lengkap dalam menekan penyebaran Covid-19 secara efektif. (OL-4)
Dosen FKGiz IPB University dr Aisyah Amanda Hanif menyebut lonjakan kasus campak sebagai sinyal menurunnya kekebalan kelompok. Simak bahaya dan pencegahannya.
Kasus campak di Indonesia meningkat. IDAI mengingatkan vaksin pertama ideal pada usia 9 bulan dan cakupan imunisasi harus di atas 95% untuk mencegah wabah.
Indonesia tempati peringkat 2 dunia kasus campak tertinggi. IDAI desak imunisasi kejar dan peringatkan risiko kematian anak akibat cakupan vaksin rendah.
LONJAKAN kasus campak yang terjadi belakangan ini dinilai menjadi indikator menurunnya kekebalan kelompok atau herd immunity di masyarakat
IKATAN Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyoroti meningkatnya kembali kasus campak di sejumlah wilayah Indonesia yang dikaitkan dengan melemahnya herd immunity atau kekebalan kelompok.
HANYA 23 orang yang disuntik vaksin covid-19 dosis keempat atau booster kedua hari ini, Kamis, 16 Maret 2023. Data tersebut dikumpulkan dari Sabang sampai Merauke.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved