Tes Bahasa Inggris Gratis secara Online

RO/H-2
08/5/2015 00:00
Tes Bahasa Inggris Gratis secara Online
MI(MI)

EDUCATION First (EF) bekerja sama dengan LinkedIn memberikan tes gratis penilaian bahasa Inggris berkualitas pertama di dunia bagi para pengguna jaringan profesional online tersebut.

"Para pengguna nantinya bisa menggunakan tes online bernama EF Standard English Test (EFSET) ini kapan dan di mana saja," ungkap Country Director EF English First Indonesia Lars Berg melalui keterangan pers yang diterima, kemarin.

Nantinya, setiap pengguna bisa menggunakan EFSET untuk mengukur kecakapan bahasa Inggris mereka yang sudah disesuaikan dengan standar internasional, Referensi Kerangka Uni Eropa (CEFR) .

Apalagi, EFSET merupakan tes independen yang dikembangkan oleh pakar terkemuka di dunia berkenaan dengan penilaian bahasa, pengujian dalam skala besar, dan psikometrik.

"Ini sekaligus menjawab asumsi lama bahwa ujian sertifikasi bahasa Inggris berkualitas tidak harus selalu mahal dan sulit," tutur Lars Berg.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya
  • Menjaga Api Ekspansi

    28/4/2026 05:00

    ADA kabar baik dari jantung industri nasional. Indeks manufaktur Indonesia kembali menguat.

  • Harapan dan Kepastian

    27/4/2026 05:00

    "Daripada mengutuki kegelapan, sebaiknya mulailah menyalakan lilin agar muncul harapan," begitu pesan bijak itu selalu muncul di kala guncangan begitu dahsyat.  

  • JK di Tengah Bara

    23/4/2026 05:00

    JUSUF Kalla (JK) marah betul. Wajahnya tampak tegang ketika menggelar jumpa pers di kediamannya di Jakarta Selatan, Sabtu (18/4).

  • Paradoks Perdamaian

    22/4/2026 05:00

    'Banyak yang cinta damai, tapi perang semakin ramai'.

  • Haji dan Hajah

    21/4/2026 05:00

    MULAI Rabu besok, gelombang pertama jemaah haji 1447 H, atau 2026 M, terbang ke Tanah Suci.

  • Mata Media Amerika

    20/4/2026 05:00

    SIAPA yang awal mula menarasikan bahwa Iran-lah pemenang perang melawan Amerika Serikat dan Israel? Yang pasti bukan hanya pejabat Teheran.