Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JURU Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, mengungkapkan jumlah pemeriksaan spesimen covid-19 di Indonesia setiap pekan belum sesuai standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Merujuk standar WHO, angka pemeriksaan yang ideal adalah 1 per 1.000 penduduk per pekan. Dengan total penduduk lebih dari 260 juta jiwa, Indonesia seharusnya melakukan pemeriksaan terhadap 267.700 orang setiap pekan.
"Sekarang Indonesia secara keseluruhan baru mencapai 35,6% dari standar WHO," ujar Wiku dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Selasa (25/8).
Baca juga: Update Covid-19, Pasien Sembuh Bertambah 1.807 Orang
Oleh karena itu, lanjut dia, pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan jumlah pemeriksaan. Sehingga, dapat memenuhi standar WHO.
"Sekarang sudah ada 320 laboratorium yang siap di bawah 12 lembaga. Kita harap pemeriksaan bisa lebih banyak lagi ke depannya," jelas Wiku.
Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat 2.447 kasus baru covid-19 per Selasa (25/8) ini. Dengan tambahan tersebut, total kasus positif covid-19 di Indonesia mencapai 157.859 orang.
Adapun, pasien covid-19 yang dinyatakan sembuh bertambah 1.807 orang. Sehingga, total pasien sembuh tercatat 112.867 orang.(OL-11)
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved