Bisa Pengaruhi Mental, Himalaya Konsisten Perangi Jerawat

Mediaindonesia.com
24/8/2020 09:35
Bisa Pengaruhi Mental, Himalaya Konsisten Perangi Jerawat
Berbagai cara dilakukan orang untuk menghilangkan jerawat.(Dok.THINKSTOCK )

PANDEMI covid-19 yang membuat masyarakat lebih banyak beraktivitas di rumah sejatinya tidak boleh membuat putus asa. Sebaliknya, kita dituntut untuk lebih kreatif dalam mengisi waktu luang untuk membunuh kebosanan.

Hal itulah yang dilakukan brand kecantikan dan kesehatan, Himalaya Since 1930 Mereka meluncurkan kampanye bertajuk #AlamiLawanJerawat dengan meluncurkan lagu berjudul Win the Fight bersama rapper perempuan Yacko dan musisi Mardial.

Baca juga: Ketahui Mengapa Jerawat Muncul di Tempat yang Sama

Diungkapkan marketing manager Himalaya APAC, Monica Joyappa, kampanye itu  bertujuan untuk mengirimkan pesan solidaritas kepada semua orang yang berjuang dalam mengatasi masalah kesehatan wajah akibat jerawat. Masalah jerawat ternyata bukan persoalan sepele. Berdasarkan survei yang dilakukan Himalaya kepada lebih dari 1000 perempuan yang mengalami masalah jerawat di lebih dari 10 kota besar di Indonesia, 77% orang berjerawat pernah mengalami acne shaming, perbuatan atau praktek mempermalukan seseorang dengan menghina atau berkomentar negatif mengenai jerawat mereka yang dapat menyebabkan masalah kesehatan mental.
 
Meskipun masalah jerawat adalah masalah yang umum, banyak yang tidak tahu ternyata masalah tersebut dapat memengaruhi kehidupan dan kesehatan mental seseorang. Dari hasil survei yang sama, hampir 75% pejuang jerawat mengatakan bahwa masalah jerawat memengaruhi kehidupan profesional dan akademis mereka. Sebanyak 60% orang mengatakan bahwa masalah jerawat juga mempengaruhi kehidupan sosial mereka, seperti tidak mau bertemu orang baru atau bersosialisasi. Bahkan pejuang jerawat mengaku bahwa berurusan dengan jerawat seringkali berujung pada rasa frustrasi (20%) atau bahkan depresi (13%).
 
“Kami menemukan bahwa jerawat merupakan masalah yang besar bagi banyak orang. Bagi mereka, masalah ini tidak hanya memberikan rasa sakit secara fisik, namun juga secara mental. Sebagaimana janji brand kami untuk membawa perbedaan bagi kehidupan pelanggan kami. Kami melakukannya dengan secara konsisten menyediakan produk perawatan diri berbahan alami yang melalui proses riset yang mutakhir,” ujar Monica Joyappa.
 
Himalaya berfokus pada pengembangan solusi kesehatan dan perawatan diri yang aman, alami, dan inovatif yang dapat membantu pelanggan menjalani hidup yang lebih sehat, dengan menyebarkan happiness through wellness. Hal ini menjadi titik sentral dari seluruh produk Himalaya yang menggunakan bahan alami seperti neem atau daun mimba dan kunyit.

"Kampanyeyang digagas oleh Himalaya benar-benar sejalan dengan hal-hal yang sering aku suarakan lewat musik. Selain body shaming, satu hal lain yang paling aku benci adalah acne shaming. Jadi, aku sangat antusias dapat berkesempatan untuk bekerjasama dengan Himalaya, menyampaikan suara, dan menunjukkan dukungan orang kepada semua orang,” ujar Yacko.
 
Masalah jerawat jelas persoalan yang serius. Dampaknya terhadap kesehatan mental perlu digaungkan secara konsisten. Himalaya bertekad untuk menyuarakan isu ini dengan harapan menciptakan perubahan yang nyata  agar mereka nyaman menjadi diri mereka sendiri dan menjalani hidup seutuhnya. (RO/A-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Maulana
Berita Lainnya