Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH menganggarkan lebih dari Rp1 triliun dalam program pembelajaran jarak jauh secara daring di tengah pandemi covid-19.
Anggaran ini akan digunakan untuk menyubsidi pulsa internet dan infrastruktur jaringan aplikasi pembelajaran.
Baca juga: Unhas Subsidi Kuota Internet 3 Bulan untuk Kuliah Daring
Hal ini disampaikan Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Aris Junaedi dalam Webinar dengan tema "Menggugat Sistem Pendidikan Saat Pandemi covid-19", Rabu (29/7/2020).
Aris Junaedi menjawab temuan faktual yang diungkap Ketua Iluni Sekolah Pascasarjana UI Audrey Tangkudung.
Baca juga: Proses Belajar Daring di Flotim Terkendala Sinyal Internet
Audrey mengungkapkan kondisi tidak meratanya dan ketidakadilan dalam sistem pendidikan secara online di era pandemi covid-19. Antara Jakarta dengan daerah terjadi ketimpangan yang sangat tajam.
"Inilah kendala yang selama ini dihadapi dalam sistem pendidikan secara online di era pandemi korona," kata Direktur Televisi Daerah ini.
Baca juga: Satu Sekolah di Bajawa Belanja Pulsa Rp30 Juta Untuk UAS Daring
Aris Junaedi mengatakan, Kemendikbud telah bekerja sama dengan Kominfo untuk menyediakan layanan kuota berbiaya murah bagi pengajar dan peserta didik.
"Kami juga menggandeng sejumlah provider dan aplikasi. Di antaranya Google Classroom dan Amazon.com," paparnya.
Untuk sistem Pembelajaran Jarak Jauh, pemerintah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp1 triliun untuk menyubsidi uang kuliah dan pulsa kuota internet. Dan Rp1,5 triliun untuk mahasiswa yang terdampak covid-19.
"Pemerintah menetapkan pembelajaran jarak jauh akan dilaksanakan hingga awal 2021," katanya.
Baca juga: Siswa Flores Timur Dapat Pulsa dari BOS, tapi tidak Ada Sinyal
Praktisi media dan Wakil Pemimpin Redaksi RTV Makroen Sanjaya menegaskan, negara atau pemerintah harus hadir untuk mengatasi kendala proses belajar mengajar jarak jauh melalui daring atau online.
"Metode pembelajaran secara online juga kalau bisa memanfaatkan aplikasi media sosial sebagai salah satu sarana dalam mentransformasikan materi pembelajaran," sambungnya.
Ketua STIE Bisnis Indonesia Dyah Eko Sulistyowati mengatakan, pembelajaran jarak jauh di tengah pandemi covid-19 justru memberikan berkah.
Karena sejumlah kampus justru panen mahasiswa yang mendaftarkan kuliah makin meningkat karena kemudahan dalam sistem mengikuti kegiatan belajar mengajar.
"Ada berkahnya juga khususnya program pascasarjana, kuliah jadi bisa dilakukan dari mana saja sehingga mahasiswa lebih menghemat biaya transportasi, biaya kuliah ke kampus," katanya. (X-15)
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Kemenag akan terus mengumpulkan pembiayaan untuk kemudian merenovasi pondok dan madrasah yang mengalami rusak ringan, rusak sedang, dan rusak berat.
Kebijakan ini berlaku mulai 1 hingga 4 September 2025. Surat dikeluarkan dengan tujuan utama menjaga keselamatan dan keamanan seluruh warga sekolah.
Tujuannya agar para siswa tidk bersinggungan dengan rencana aksi demonstrasi yang akan berlangsung Senin (1/9) di halaman Gedung DPRD setempat.
Jadi tutor online sukses! Panduan lengkap mengajar pelajaran sekolah, tips menarik siswa, dan raih penghasilan tambahan dari rumah. Pelajari caranya!
Tersedia layanan design & build, sebuah solusi lengkap dari awal hingga akhir bagi bunda yang ingin mewujudkan berbagai ide kreatifnya.
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved