Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo mengingatkan adanya risiko penularan covid-19 yang tinggi di lingkungan pendidikan yang menerapkan sistem asrama. Hal tersebut disampaikan presiden setelah, sebelumnya pada Jumat (10/7), Gugus Tugas mencatat terdapat lebih dari 1.000 orang terkonfirmasi positif. Mereka berasal dari klaster pusat pendidikan TNI AU berbasis asrama di Bandung, Jawa Barat.
"Ini juga diingatkan kepada semua boarding school termasuk pesantren, untuk hati-hati dalam menyelenggarakan kegiatan pendidikan. Karena kalau ada satu orang saja yang terpapar, yang lain juga jadi berpotensi tinggi terpapar," ujar Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo usai mengikuti rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (13/7).
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengungkapkan jika penularan terlanjur terjadi, satu-satunya jalan yang harus dilakukan adalah mengisolasi lingkungan tersebut.
"Saya tambah sedikit tentang cara mengatasi daerah-daerah yang merah. Jadi SOP nya sudah berkali-kali dismapaikan bapak presiden, setiap ada kasus itu harus diadakan kontak tracing dan tracing area. Jadi area tracing dan kontak tracing. Itu kemudian nanti dibuat tracking. Itu dipilah siapa yg berada di area tadi. Yamg terkategori ODP, PDP, dan soa[a yang sudah infected. Kemudian daerah itu dikarantina lingkungan," ujarnya.
baca juga: Presiden: Maksimalkan Alat Tes Cepat dan PCR di Delapan Provinsi
Sebagaimana pasal 49 di dalam Undang-undang Nomor 6 Tahun 2018, karantina wilayah itu bukan karantina provinsi atua kabupaten, tapi lingkungan.
"Jadi misalnya satu tempat sudah terinfeksi, itu boleh dikarantina. Kemudian ada tracing dan tracking dan yang terinfeksi kemudian dirawat," tuturnya. (OL-3)
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved