Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HAMPIR semua negara terdampak pandemi covid-19 membutuhkan banyak alat kesehatan (alkes), seperti ventilator dan rapid test. Ini menjadi peluang untuk berinovasi menghasilkan produk yang mendukung penanganan covid-19.
Presiden Joko Widodo terus mendorong pengembangan inovasi dan produk alkes di dalam negeri. Khususnya untuk penemuan alat rapid test RI-GHA Covid-19 atau Rapid Diagnostic Test IgG/IgM.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, mengapresiasi hasil temuan anak negeri berupa alat rapid test tersebut. Alat itu diyakini mampu menjadi solusi atas kebutuhan rapid test yang mendesak di Tanah Air.
Baca juga: Update Covid-19 per 9 Juli: Kasus Positif Bertambah 2.657 Orang
"Tentu saja kita harus mendukung karya anak bangsa. Kita dorong agar produk dalam negeri bisa memenuhi kebutuhan tanpa harus tergantung produk dari luar. Perlu ada revolusi mental untuk kita bangga dengan produk dalam negeri," ujar Muhadjir dalam konferensi pers peluncuran Rapid Test produk RI-GHA Covid-19 di Jakarta, Kamis (9/7).
Penggunaan alat rapid test RI-GHA Covid-19, lanjut Muhadjir, sesuai dengan arahan Kepala Negara. Bahwa, regulasi terkait belanja pemerintah disederhanakan sesuai kebutuhan pada masa pandemi covid-19.
Selain itu, belanja pemerintah juga harus mengutamakan produk domestik, sehingga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
"Upaya kita untuk menunaikan arahan Presiden bisa betul-betul dilaksanakan dengan baik. Produsen juga saya minta jangan berhenti berinovasi, karena setiap produk pasti ada kekurangan dan menuntut penyempurnaan dari waktu ke waktu," imbuhnya.
Baca juga: Rapid Test Dikomersialkan, Epidemiolog: Jangan Pakai Lagi
Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro menjelaskan RI-GHA Covid-19 merupakan alat rapid test yang dikembangkan bersama Badan Penerapan dan Pengkajian Teknologi (BPPT), Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, Institut Teknologi Bandung, Universitas Mataram dan PT Hepatika Mataram.
Alat rapid test itu teruji sensitivitas (98%) dan spesifitasnya (96%) melalui uji laboratorium terhadap masyarakat Indonesia. Alat uji itu tergolong fleksibel karena mampu mendeteksi OTG, ODP, PDP dan pascainfeksi, dengan menggunakan sampel serum, plasma atau whole blood. Hasilnya pun bisa diketahui cepat dalam waktu 15 menit, tanpa membutuhkan alat tambahan dan tenaga terlatih.
"Alat ini adalah buatan anak negeri sendiri dengan harga yang sangat murah, yaitu Rp75 ribu. Kita harapkan alat ini bisa dipergunakan secara massal," tandasnya.(OL-11)
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
SENTRA Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) Polres Kebumen, Jawa Tengah, memastikan setiap makanan MBG yang akan disalurkan kepada penerima manfaat telah melalui proses rapid test.
Vulvovaginitis yang bergejala keputihan, nyeri, dan gatal amatlah mengganggu. Ketepatan diagnosis menentukan efektivitas pengobatannya.
Testing dan tracer dilakukan untuk Mencegah terjadinya klaster Covid-19 di lingkungan sekolah selama Pembelajaran Tatap Muka (PTM).
Gus Muhaimin mendesak aparat kepolisian dan dinas terkait untuk mengusut temuan ribuan limbah bekas alat tes antigen di sepanjang pantai di Selat Bali.
Akses tes Covid-19 yang cepat dan andal, dan mengurangi penyebaran infeksi seiring semakin banyaknya orang kembali melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari di Indonesia.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menerapkan tarif baru untuk layanan Rapid Test Antigen di Stasiun dari sebelumnya Rp45.000 menjadi Rp35.000.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved