Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ALUMNI Akabri 89 (Alter 89) Matra Darat, Matra Laut, Matra Udara dan Kepolisian membagikan 12.000 sembako ke pelbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan ini dipimpin oleh Mayjen Rudianto, didampingi oleh irjen pol Ahmad Dofiri, Pangdam Jaya Mayjen Eko Margiyono, dan Ketua Alumni Akabri 1989 Brigjen Muhammad Hasan di Gedung Ahmad Yani, Makodam Jaya, Jakarta, Selasa (7/7).
"Insyaallah, kami akan distribusikan lebih kurang 12.000 paket sembako ke Jabodetabek. Selanjutnya, kami kirim ke Korem Palembang, Korem Yogyakarta, NTT, dan Ambon," papar Rudianto yang juga Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan.
Rudianto menjelaskan, penyaluran bansos kali ini merupakan tahap kedua. Penyaluran bansos pertama sebanyak 40.000 paket sembako sudah didistribusikan kepada masyarakat.
"Pelepasan secara simbolis yang pertama dilakukan di Baharkam Mabes Polri. Selama kurang lebih satu bulan dilaksanakan (didistribusikan) di seluruh Indonesia. Alhamdulillah, 40.000 paket sembako sudah kami distribusikan kepada masyarakat terdampak korona," ungkapnya.
Baca juga : Gugus Tugas Covid-19 Pematangsiantar Tinjau Persiapan Ibadah
Adanya ribuan paket sembako yang disumbangkan merupakan bentuk kepedulian Alter 89 yang merasa terpanggil untuk membantu masyarakat yang membutuhkan di kala pandemi.
Menurut Rudianto, dampak pandemi ini sangat luar biasa. Selain masalah kesehatan, juga berdampak pada masalah ekonomi.
Maka, demi terjaminnya warga membutuhkan mendapatkan bansos, Rudianto mendistribusikan bansos sesuai dengan nama dan alamat penerima yang telah diverifikasi.
Hal ini sebagai upaya meminimalisir terjadinya bantuan salah sasaran di lapangan.
"Hampir semua sedang bergerak ke lokasi masing-masing. Mungkin dalam sepekan ke depan kami bisa distribusikan ke alamat sesuai dengan by name, by address," ucap Rudianto.(RO/OL-7)
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved