Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA pandemi, ternyata sebanyak 84,2% masyarakat mengaku khawatir tidak bisa memenuhi kebutuhan pokoknya selama pandemi covid-19. Hal itu berdasarkan Hasil survei dari Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang menyasar ke warga yang berada di zona merah.
Peneliti LSI Adrian Sopa menjelaskan, warga yang berpenghasilan rendah atau disebut wong cilik mengaku paling cemas tidak bisa penuhi kebutuhan pokok sehari-hari karena mengalami gangguan ekonomi.
"Presentase masyarakat yang berpenghasilan dibawah Rp1,5 juta paling khawatir dengan mencapai 89,6% dan yang tidak khawatir ada 9,8%," jelas Adrian dalam webinar 'Kecamasan Publik di Zona Merah', Jakarta, Selasa (7/7).
Sementara, masyarakat yang berpenghasilan dari Rp1,5 - Rp3 juta menyatakan 87,4% khawatir tidak bisa memenuhi kebutuhan pokok selama pandemi dan 11,6% tidak khawatir.
Lalu, warga yang bepenghasilan Rp 3- Rp4,5 juta yang mengaku cemas soal kebutuhan pokok mencapai 81,9% dan yang tidak cemas ada 17,6%. Sedangkan warga yang berpenghasilan tinggi diatas Rp4,5 yang mengaku khawatir ada 67,7%.
Adrian mengatakan, hasil survei tersebut diikuti 8000 orang yang tersebar di delapan provinsi. Yakni, di DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Utara, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Bali.
Adapun metode sampling yang digunakan ialah multistage random sampling. Teknik pengumpulan data ialah wawancara tatap muka dengan kuisioner, margin error 2,05%. (OL-4)
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved