Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PASIEN yang sembuh dari virus Corona atau covid-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran mencapai 3.240 orang. Hal itu berdasarkan hasil rekapitulasi pasien dari 24 Maret hingga hari ini, Sabtu (27/6).
Perwira Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kogabwilhan) Kolonel Marinir Aris Mudian menuturkan, jumlah pasien sembuh covid-19 itu termasuk data dari pasien yang diperbolehkan keluar dari RS Wisma Atlet yang mencapai 3.383 orang.
"Sisanya, 140 pasien yang keluar dari Wisma Atlet dibawa ke rumah sakit rujukan lain," kata Aris dalam laporan yang diterima mediaindonesia.com, Sabtu (27/6).
Untuk kasus kematian di RSS Wisma Atlet tidak bertambah alias landai sejak 1 April, yakni dengan 3 orang meninggal dunia.
Aris juga melaporkan, per hari ini ada 695 orang pasien positif covid-19 yang dirawat di Wisma Atlet. Jumlah tersebut bertambah 34 orang dalam sehari berdasarkan hasil swab test.
Untuk hasil rapid test, ada delapan orang dinyatakan reaktif covid-19. Lalu, pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah menjadi tiga orang dan orang dalam pemantauan (ODP) nihil alias tidak ada yang dirawat di Wisma Atlet.
"Total ada 706 pasien yang menjalani perawatan penyakit menular tersebut. Mereka terdiri dari 365 pria dan 341 wanita," jelas Aris.
Pasien yang dirawat berasal dari Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah pulang ke tanah air (repatriasi) dari luar negeri dibawa, yakni pekerja migran Indonesia dan WNI anak buah kapal (ABK) kapal pesiar berbendera asing.
Saat tiba ke tanah mereka langsung dikarantina di RSD Wisma Atlet untuk lakukan pemeriksaan covid-19. Mereka tidak diizinkan kembali ke daerah asalnya, sebelum dinyatakan negatif dari penyakit menular itu. (OL-13)
Baca Juga: Mantan Pelatih Argentina Bilardo Positif Covid-19
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved