Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Advokasi BPJS Watch, Timboel Siregar, menilai penaikan iuran BPJS Kesehatan di tengah pandemi covid-19 sangat tidak tepat.
"Saya kira masih banyak cara mengatasi defisit. Bukan dengan menaikkan iuran, apalagi di tengah resesi ekonomi saat ini," kata Timboel saat dihubungi, Kamis (14/5).
Timboel menekankan pemerintah seharusnya melihat kondisi daya beli masyarakat yang melemah akibat pandemi. Kebijakan penaikan iuran malah berpotensi meningkatkan jumlah peserta nonaktif. Akibatnya, tunggakan iuran BPJS Kesehatan di rumah sakit semakin membesar.
Baca juga: Tahun Ini, BPJS Kesehatan Diprediksi Defisit Rp 6,9 Triliun
Lebih lanjut, dia berpendapat langkah yang diambil pemerintah sebaiknya cleansing data penerima bantuan iuran (PBI). Dirinya meyakini peserta kelas III saat ini masih banyak dihuni masyarakat mampu.
"Bila memang penghuni kelas III mandiri miskin ya masukkan saja ke PBI. Sementara yang mampu, bayar sendiri tanpa subsidi," pungkas Timboel.
"Presiden harus melakukan evaluasi kepada seluruh anak buahnya terkait JKN. Terutama evaluasi kinerja Direksi BPJS Kesehatan," tutupnya.(OL-11)
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved