Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo mengakui bahwa proses penyaluran bantuan sosial tahap awal masih belum berjalan sempurna. Ketidakakuratan data antara pemerintah pusat dan daerah menjadi penyebab persoalan utama.
"Memang ada satu, dua, tiga hal yang berkaitan dengan data, itu masih belum bisa diperbaiki," ujar Jokowi usai meninjau proses pemberian bantuan sosial tunai di Kantor Pos Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/5).
Ia mengatakan, bagi masyarakat kurang mampu atau terdampak covid-19 yang belum menerima bantuan, mereka bisa langsung melapor kembali kepada aparatur desa seperti Ketua RT dan RW.
"Sehingga nanti bisa disusulkan pemberiannya. Kita masih ada cadangan bagi yang belum mendapatkan," tuturnya.
Baca juga: Presiden Tinjau Proses Pembagian Bantuan Sosial Tunai
Kendati masih menemui kendala, presiden melihat hal tersebut sebagai sesuatu yang wajar mengingat sebagian program bantuan sosial dilakukan secara mendadak karena munculnya pandemi covid-19.
"Saya sangat senang pemerintah pusat dan daerah bisa bekerja sama dengan baik meskipun ini juga sesuatu yang sangat mendadak," tuturnya.
Ia pun optimistis penyaluran bantuan sosial tahap kedua nanti akan berjalan dengan lebih baik lagi. (A-2)
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved