Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERHIMPUNAN Dokter Paru Indonesia (PDPI) menekankan urgensi pemetaan kebutuhan ventilator atau alat bantu pernapasan. Khususnya, di rumah sakit yang menjadi rujukan penanganan pasien virus korona (Covid-19).
Sebab, kebutuhan ventilator di rumah sakit rujukan Covid-19 terbilang cukup tinggi. Sebagai contoh, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan. Saat ini, sekitar 40% dari pasien yang dirujuk ke rumah sakit tersebut membutuhkan perawatan dengan ventilator. Adapun pasien rujukan ini merupakan pasien dengan kondisi pneumonia berat yang disertai komplikasi. Sehingga, pasien sudah kesulitan bernapas.
“Kalau kasusnya sudah seperti di Jakarta, Banten, Jawa Barat yang angkanya tinggi, itu (ketersediaan ventilator) perlu dipikirkan. Kita harus memperkirakan sekitar 30-40% pasien yang dirawat di rumah sakit rujukan butuh ventilator,” ujar Ketua PDPI, Agus Dwi Susanto, saat dihubungi Media Indonesia, Rabu (25/3).
Baca juga: Hadapi Virus Korona, WHO Minta Semua Negara Stok Ventilator
Lebih lanjut, Agus mengatakan ketersediaan alat bantu pernafasan di rumah sakit rujukan perlu diperhatikan. Dia mengingatkan jangan sampai banyak pasien tidak dapat ditolong akibat alat yang tidak memadai.
“Contoh di RSUP Persahabatan yang kapasitas 24 kamar, ada 4-5 kamar pakai ventilator. Itu yang sekarang kita pakai. Tapi, kita mau tambah ventilator lebih banyak, karena kebutuhan cukup tinggi. Kalau ada penambahan ventilator, maka (pasien) yang dirujuk bisa lebih tinggi,” imbuh Agus.
Apabila dilihat dari keseluruhan kasus, Agus memperkirakan sekitar 5-10% pasien membutuhkan perawatan dengan ventilator. “Data dari seluruh populasi yang terinfeksi, mungkin 5-10% pasien butuh ventilator. Itu analisa saja,” tandasnya.(OL-11)
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved