Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH toko daring yang berada di bawah naungan platform e-commerce, Shopee, mulai menjual alat deteksi cepat virus korona (Covid-19), atau dikenal rapid test.
Pemilik toko mematok harga bervariasi, mulai dari Rp 165 ribu hingga Rp 7,5 juta. Berdasarkan penelusuran tim Medcom.id, Senin (24/3), sekitar tujuh toko daring terpantau menjual alat rapid test.
Misalnya, akun Vanderisme yang berlokasi di Jakarta Barat, menjual alat rapid tes seharga Rp 165 ribu. Pemilik toko mengklaim alat bernama Kaset Tes Cepat Covid-19 memiliki tingkat akurasi hingga 99%.
Baca juga: Rapid Test Dilakukan untuk Orang Melakukan Kontak Tracing
Namun setelah ditelusuri lanjut, ternyata alat tes tersebut tidak tersedia saat ini. Pembeli harus melakukan pemesanan barang sekitar 15 hari untuk mendapatkan alat tes Covid-19.
"PO (pre-order) 15 hari. Untuk estimasi tiba 7 April," bunyi pesan otomatis dari toko tersebut. Tidak berhenti sampai di situ, pemilik toko juga berani memberikan potongan harga menjadi Rp 123 ribu untuk pembelian 3.000 buah.
Senada dengan akun itsvinz88 yang berbasis di Kota Malang. Pemilik toko menjual rapid test corona Covid-19 human kit dengan sistem pre-order. Adapun harga yang dipatok berkisar Rp 250 ribu-Rp1,1 juta. Dalam keterangan pembelian, satu set alat tes terdiri dari satu buah palet kit, satu buah jarum, satu buah alkohol pad, satu buah pipet dan satu botol dilution buffer (untuk darah).
Baca juga: Pemerintah Kaji Penerapan Rapid Test Telusuri Kasus Covid-19
Namun, ketika tim Medcom.id mencoba memesan, sang penjual mengatakan barang tersebut sudah laku terjual 1.000 buah. Pemilik toko pun menawarkan untuk pembelian kloter kedua. Kembali di wilayah Jakarta Barat, terdapat toko daring lainnya yang menjual rapid test dengan harga fantastism yakni Rp7,5 juta.
Pemilik toko menjual dalam produk dalam bentuk paket, yaitu satu boks berisi 25 set rapid test. Kemudian, terdapat klaim bahwa hasil rapid test terkait virus korona dapat muncul dalam waktu 15 menit. Sedangkan beberapa platform e-commerce, seperti Lazada, Bukalapak dan Tokopedia, terpantau belum menjual alat tes Covid-19.(Medcom/OL-11)
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved