Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo mengatakan siap mengerahkan seluruh kekuatan pemerintah, negara dan bangsa untuk menangani masalah kesehatan, sosial dan dampak ekonomi yang ditimbulkan pandemi virus Corona jenis baru atau COVID-19.
“Saya akan menggerakkan semua kekuatan pemerintah dan negara dan bangsa untuk mengatasi kesulitan ini, baik permasalahan kesehatan dan sosial ekonomi yang mengikutinya,” ujar Presiden dalam jumpa pers melalui video streaming, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, hari ini.
Presiden mengatakan dari hari ke hari pemerintah terus mempercepat penanganan pandemi COVID-19 yang telah melanda 180 negara di dunia, termasuk Indonesia.
"Saya tegaskan lagi bahwa kita harus saling mengingatkan, disiplin mengikuti protokol kesehatan dalam mengurangi dampak COVID-19," ujar dia.
Kepala Negara meminta pemerintah daerah yang wilayahnya belum terpapar COVID-19 agar memperketat protokol kesehatan untuk mencegah penularan. "Bagi yang terbukti positif COVID-19 dan menduga terjangkit segera isolasi diri dan jaga kesehatan," ucapnya menegaskan.
Presiden menekankan pemerintah juga sudah memulai uji cepat atau rapid test status tertular COVID-19 per Jumat hari ini. Untuk rapid test itu, pemerintah memprioritaskan daerah yang paling rawan tertular COVID-19.
Sedangkan untuk pemeriksaan COVID-19, pemerintah sudah memutuskan desentralisasi pemeriksaan dengan memberikan kewenangan kepada laboratorium yang telah ditunjuk Kementerian Kesehatan untuk melakukan pemeriksaan.
"Pemerintah juga telah menyiapkan obat dan hasil riset pengalaman beberapa negara untuk digunakan mengobati COVID-19 ini sesuai resep dokter. Obat tersebut akan sampai kepada pasien yang membutuhkan melalui dokter keliling dari rumah ke rumah melalui rumah sakit dan puskesmas di kawasan yang terinfeksi. Saya sudah minta kepada BUMN farmasi untuk memperbanyak produksinya," tuturnya.
Pemerintah juga mempersiapkan infrastruktur pendukung yakni ruang isolasi dan Rumah Sakit, seperti Wisma Atlet yang siap digunakan untuk fasilitas penanganan COVID-19 per Sabtu (21/3) dan juga rumah sakit di Pulau Galang, Kepulauan Riau.
"Kapasitas rumah sakit dan rumah sakit rujukan akan ditambah baik dari sisi ruang, kapasitas dan Sumber Daya Manusia. RS milik TNI, Polri dan BUMN di daerah terinfeksi juga telah disiapkan sebagai RS COVID-19. RS swasta juga akan diajak serta berpartisipasi dan ditingkatkan kemampuannya," ujar Presiden.
Adapun hingga Kamis (19/3) kemarin, di Indonesia terdapat 309 kasus pasien positif COVID-19, dengan 15 pasien dinyatakan sembuh dan 25 pasien meninggal dunia.(Ant/OL-4)
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved