Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT Transportasi, Djoko Setijowarno, menilai pendekatan menjaga jarak atau social distancing lebih tepat untuk dilakukan saat ini ketimbang melakukan upaya penutupan atau lockdown dalam meminimalkan penyebaran Covid-19 atau virus korona.
Menurutnya, bila pemerintah memberlakuan lockdown dikhawatrikan nantinya akan berimbas pada sektor perekonomian.
"Pendekatan social distancing atau menjaga jarak lebih dikedepankan, agar ekonomi masyarakat tetap berjalan. Dengan kondisi seperti sekarang saja, perekonomian masyarakat mulai menurun. Sektor pariwisata salah satunya mulai menurun yang juga berimbas pada rantai bisnis pendukungnya, seperti persewaan kendaraan, penginapan hotel, kuliner, usaha katering," kata Djoko dalam keterangan resmi yang diterima, Jakarta, Selasa (17/3).
Baca juga: Ancam Sebar Adegan Porno, Seorang Pelajar Diperas
Tak hanya itu, ia juga meminta Pemerintah untuk terus menggencarkan sosialisasi penerapan prilaku hidup sehat kepada masyatakat, serta menggencarkan social distancing dengan menghindari lokasi keramaian seperti area transportasi publik jika tidak terlalu di perlukan.
"Penumpang yang mengalami demam, batuk atau flu, sebaiknya menggunakan masker selama berada di dalam kendaraan. Lakukan pembersihan menggunakan desinfektan terutama setelah mengangkut penumpang yang mengalami demam, batuk atau flu," sebutnya.
Ia menyebutkan, saat mengangkut penumpang dengan gejala mirip flu, disarankan penumpang untuk mengenakan masker. Jika penumpang tidak memiliki masker, diharapkan dapat memberikan masker kepada penumpang.
"Ukur suhu tubuh setidaknya dua kali sehari pada saat sebelum dan sesudah mengemudi. Terutama setelah membawa penumpang yang mengalami demam, batuk atau flu," ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Koodinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menyampaikan bahwa social distancing perlu diefektifkan dan disosialisasikan secara gencar untuk meminimalkan penyebaran virus Corona (COVID-19).
Social distancing yang dimaksudkan Mahfud adalah menghindari pertemuan, perkumpulan, dan persentuhan dengan orang lain di dalam kehidupan bersama.
Menurutnya, menghindari kerumunan kalau tidak terlalu penting dan jangan berdekatan dengan orang lain mendorong semua pihak bisa meminimalisir serangan COVID-19.
.
(OL-6)
Para ilmuan baru-baru ini telah menemukan virus corona baru pada kelelawar di Brasil yang memiliki kemiripan dengan virus MERS yang dikenal mematikan.
Hal itu meningkatkan kemungkinan bahwa virus tersebut suatu hari nanti dapat menyebar ke manusia, demikian yang dilaporkan para peneliti Tiongkok.
Pemberian berbagai bansos diperlukan untuk menjaga daya beli masyarakat.
“Saya beserta jajaran anggota DPRD DKI Jakarta turut berduka cita sedalam-dalamnya atas berpulang ke Rahmatullah sahabat, rekan kerja kami Hj. Umi Kulsum."
Para peneliti melengkapi setiap relawan dengan pelacak kontak untuk merekam rute mereka di arena dan melacak jalur aerosol, partikel kecil yang dapat membawa virus.
Mensos Juliari berharap bantuan ini berdampak signifikan terhadap perputaran perekonomian lokal.
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved