Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 20% wilayah Indonesia memasuki musim hujan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperingatkan masyarakat akan potensi bencana hidrometrologi, seperti banjir, tanah longsor, dan puting beliung.
"Sudah terjadi bencana banjir dan tanah longsor, seperti di Aceh, Kalimantan Tengah, dan Jawa Barat. Sementara itu, beberapa wilayah yang mengalami pancaroba terjadi bencana puting beliung di beberapa wilayah, antara lain di Jawa Barat dan Jawa Tengah," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Agus Wibowo di Jakarta, kemarin.
Dalam catatan BNPB, selama Oktober 2019 telah terjadi 57 kali puting beliung yang menyebabkan satu orang meninggal dunia, 10 orang luka-luka, 462 mengungsi, 7.425 rumah rusak.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan akan melanda 47% wilayah di Indonesia pada November dan 23% sisanya pada Desember 2019. Saat ini beberapa wilayah dengan curah hujan tinggi hingga sangat tinggi dapat terjadi di wilayah Aceh, Sumatra Utara, sebagian Sumatra Barat, dan sebagian wilayah Papua. (Ind/H-2)
BMKG memprediksi hujan masih melanda Indonesia hingga 27 April 2026, dari ringan hingga lebat disertai angin kencang. Waspadai potensi banjir dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah.
Pakar IPB menjelaskan fenomena El Nino Godzilla, penyebab hujan di masa pancaroba, dan prediksi kemarau panjang selama enam bulan di Indonesia.
Jakarta ditetapkan masuk dalam kategori Siaga akibat potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat memicu gangguan aktivitas masyarakat serta risiko bencana hidrometeorologi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku
BMKG menghimbau peningkatan kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Kupang, Rote Ndao, Alor, dan Mamuju.
Terpantau Siklon Tropis Nuri yang sedang aktif di Samudra Pasifik bagian utara Papua. Fenomena ini menyebabkan belokan dan perlambatan angin di sekitar wilayah Maluku Utara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved