Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RATUSAN siswa SD Negeri Pekayon Jaya 3 terpaksa belajar tanpa meja dan kursi selama dua tahun. Renovasi bangunan sekolah yang dilakukan pada 2017 lalu ternyata tak disertai pengadaan mebel.
Fikri Muhammad, siswa kelas VI di SD Negeri Pekayon Jaya 3, mengaku sering sakit punggung usai pulang sekolah. Sebab, ia harus berjam-jam menulis dengan membungkuk saat belajar di sekolah.
“Suka sakit punggungnya, suka dibalurin minyak biar enak lagi sama ibu di rumah,” ungkap Fikri, Jumat (13/9).
Fikri merupakan satu dari beberapa siswa yang tidak membawa meja lipat untuk belajar. Ia terpaksa menggunakan tas ransel menjadi alas belajar.
“Dulu bawa cuma udah patah karena kedudukan, jadi sekarang enggak punya lagi,” kata Fikri.
Baca juga: Sudah 2 Tahun, Siswa SDN Pekayon Jaya 3 Belajar di Lantai
Siswa yang tidak membawa meja belajar sendiri memang nampak kesulitan, apalagi ketika menulis. Mereka terpaksa harus menunduk dengan kaki dilipat atau diselonjorkan untuk mencapai titik nyaman.
“Kadang kaki pun ikut kesemutan,” imbuhnya.
Wali Kelas 6A SD Negeri Pekayon Jaya 3, Agus Herlan, mengatakan tidak sedikit siswa yang kehilangan konsentrasi dengan ketiadaan mebel saat ini. Beberapa di antaranya kadang menggeluh pegal dan kesakitan karena telalu lama menunduk saat proses belajar mengajar.
“Banyak yang ngeluh, pak pegel pak lehernya, tapi saya coba bebasin siswa supaya dia nyaman buka sepatu, karena kalau dia pakai sepatu takut kotor lantainya,” jelas dia.
Selama ini, kata Agus, pihak sekolah menganjurkan siswa membawa meja lipat dari rumah masing-masing. Meja belajar yang dibawa siswa diperuntukkan agar memudahkan proses belajar mengajar.
“Jadi memang kita sarankan bawa meja belajar yang lipat, setiap mau mulai belajar mereka buka sendiri supaya tidak terlalu menunduk saat menulis,” ungkapnya.
Meja lipat tersebut ada yang disimpan di dalam kelas. Sebab, beberapa dari mereka memilih untuk tidak repot membawa pulang. Namun tidak sedikit juga siswa yang memilih membawa setiap hari meja belajarnya ke sekolah.
“Ada yang disimpan di sekolah, ada yang dibawa pulang khawatir hilang atau rusak,” imbuh dia.
Meski sudah disarankan membawa meja sendiri, beberapa siswa ada yang tidak membawa. Alasannya, mereka tidak memiliki uang untuk membeli meja guna keperluan proses belajar mengajar yang seharusnya disediakan di sekolah.
“Karena tidak semua membawa meja, ada yang membungkuk, ada yang mampu beli bawa (meja) yang nggak mampu nggak dibawa,” ungkap Agus.
Diberitakan sebelumnya, ratusan siswa SD Negeri Pekayon Jaya 3 terpaksa belajar tanpa meja dan kursi. Mirisnya kegiatan tersebut sudah mereka jalani hingga dua tahun. Kondisi belajar siswa tanpa mebel tersebut sudah terjadi sejak Desember 2017. Para siswa belajar dengan fasilitas seadanya.
Pemerintah setempat telah menganggarkan sekitar Rp11 miliar dalam APBD 2019 untuk pengadaan. Anggaran tersebut dialokasikan untuk membeli lemari kelas, white board, meja dan kursi siswa serta meja dan kursi guru.(OL-5)
LONJAKAN penumpang terjadi secara signifikan di titik pemberhentian bus Trans Wibawamukti, Kawasan Stasiun Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sejak pagi hingga siang hari.
kecelakaan kereta KRL dengan Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Senin malam (27/4). Salah satu korban meninggal dunia merupakan guru SDN Pulogebang 11, ibu Nurlaela
Berdasarkan informasi yang didapat, CommuterLine sedang berhenti di jalur 1 menuju Cikarang atau arah timur. Beberapa saat kemudian, kereta jarak jauh dari arah barat memasuki jalur
VP Corporate Communication KAI, Anne Purba menyampaikan permohonan maaf atas insiden abrakan antara KRL Bekasi dengan KA Argo Bromo Anggrek.
KERETA rel listrik (KRL) jurusan Bekasi-Jakarta Kota mengalami kecelakaan dengan KA Argo Bromo Anggrek di area stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Sinar Mas Land Expo 2026 hadir di Bekasi dengan promo besar: diskon hingga Rp100 juta, KPR mulai 1%, dan benefit hingga 35%. Cek detailnya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved