Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RATUSAN mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK) antusias ikuti pelatihan jurnalistik dalam program Media Group Berbagi. Deputy Chairman Media Group berikan semangat kepada mahasiswa untuk dapat menjadi pemimpin masa depan.
"Pemimpin masa depan berbeda dengan pemimpin dulu, sehingga sebagai pemimpin masa depan mahasiswa UMK harus dapat memenuhi syarat dasar kepemimpinan," kata Deputi Chairman Media Group Rerie L Moerdijad saat menjadi pembicara pertama pelatihan jurnalistik daldm program Media Group Berbagi yang diikuti ratusan mahasiswa UMK, Rabu (23/1).
Perkembangan teknologi yang begitu cepat, kata Rerie, mendorong terjadinya perubahan kondisi masa sekarang ini. Kepemimpinan masa depan mempunyai kriteria-kriteria yang lebih lengkap di antarannya legalitas, mendapat persetujuan lingkungan, kreatif dan dapat mempengaruhi lingkungan, serta mampu mengembangkan lingkungan.
Dalam hal ini, lanjut Rerie, pemimpin masa depan harus menguasai perubahan, mampu memberikan contoh dan mampu mengajak lingkungan untuk bersama, mempunyai pemikiran kreatif serta mampu mencetak/melahirkan pemimpin baru.
"Maka, pemimpin masa harus memberikan kesempatan orang-orang untuk berdiri di barisan depan," imbuhnya.
Baca juga: Kemenristekdikti Sebut KKN Latih Mahasiswa Jadi Pemimpin
Deputy Chairman Media Group dalam pelatihan jurnalistik dengan tema "Cerdas Menangkal Berita Hoax" tersebut juga memompa semangat ratusan peserta untuk dapat menjadi pemimpin masa depan dari mulai mampu memimpin diri sendiri, keluarga ataupun pemimpin pada perusahaan atau di pemerintahan.
"Tahun 2030 nanti mahasiswa UMK disini siapa tahu sudah ada yang menjadi bupati bahkan mungkin presiden," ujar Rerie yang disambut tepuk tangan ratusan mahasiswa di Gedung Serba Guna UMK Kudus.
Sebelum mengakhiri Rerie L Moerdijad memberikan pesan, "Saya titip Indonesia dan Jaga Indonesia," katanya.
Rektor UMK Suparyo sebelumnya mengatakan bahwa pelatihan jurnalistik ini selaras dengan visi dan misi UMK. Pelatihan ini dinilai akan memberikan kecerdasan bagi mahasiswa dan sekaligus kemampuan untuk berkomunikasi baik di dalam kampus ataupun luar kampus.
"Untuk itu kami berterimakasih kepada Media Group," imbuhnya.
Sesuai tema dalam pelatihan jurnalustik ini, ujar Suparyo, akan memberikan modal bagi mahasiswa untuk meraih masa depan, yakni cerdas sehingga mampu berkomunikasi dengan baik untuk kemudian menjadi wirausahawan yang berhasil.
"Meskipun UMK tidak mempunyai jurusan atau program studi kominikasi, tapi pelatihan yang dipandu jurnalis senior seperti Mirdad Akib, Wayan Eka Putera dan Andi Setia Gunawan ini akan banyak memberikan bekal komunikasi bagi peserta," kata Suparyo. (OL-3)
Pemprov Jawa Tengah menggelar festival buku selama 16 hari dengan 6.500 koleksi untuk meningkatkan minat baca masyarakat.
Sejumlah daerah di Jawa Tengah seperti Semarang, Pati, dan Salatiga belum menerapkan kebijakan WFH pada Jumat (10/4) demi menjaga pelayanan publik.
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman mencatat penyaluran KUR perumahan di Jawa Tengah awal 2026 mencapai sekitar Rp2,3 triliun.
GUBERNUR Jawa Tengah Ahmad Luthfi menghadirkan langsung pimpinan KPK untuk memberikan arahan dan pembekalan kepada para kepala daerah dan DPRD di wilayahnya.
Akan tetapi, katanya, mulai Kamis ini, kondisi atmosfer menunjukkan peningkatan pertumbuhan awan yang berpotensi memicu hujan di wilayah Cilacap dan sekitarnya.
SEJUMLAH pemudik Lebaran 2026 yang pulang ke Jawa Tengah (Jateng) mengaku merasakan hasil geliat pembangunan yang ada di provinsi ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved