Kronologi Kasus Menantea Jerome Polin

Media Indonesia
13/4/2026 19:17
Kronologi Kasus Menantea Jerome Polin
YOUTUBER Jerome Polin, 25, sangat gembira setelah menjamu tamu spesial yang juga idolanya, Taeyong NCT di Jakarta(INSTAGRAM @JEROMEPOLIN)

BISNIS minuman teh buah, Menantea, yang didirikan oleh YouTuber Jerome Polin bersama kakaknya, Jehian Sijabat, sempat menjadi sorotan publik.Munculnya keluhan dari sejumlah mitra franchise terkait proyeksi keuntungan yang tidak sesuai ekspektasi. Berikut adalah kronologi lengkap perkembangan kasus tersebut.

Jerome Poline menutup gerai Menantea pada 25 April 2026. Pengumuman penutupan permanen ini disampaikan menagemen melalui unggahan di Instagram resmi mereka @menantea.toko.

1. Awal Mula Berdirinya Menantea

Menantea resmi diluncurkan pada April 2021. Mengandalkan popularitas Jerome Polin yang dikenal sebagai "pakar matematika", merek ini tumbuh sangat cepat. Dalam waktu singkat, Menantea berhasil membuka ratusan gerai di seluruh Indonesia melalui sistem kemitraan atau franchise.

2. Munculnya Keluhan Mitra di Media Sosial (Maret 2023)

Kasus ini mencuat ke publik setelah sebuah akun Twitter (X) mengunggah keluhan yang diduga berasal dari para mitra Menantea. Poin utama yang disampaikan adalah:

  • Proyeksi Keuntungan: Mitra merasa angka penjualan harian yang dijanjikan saat presentasi awal (pitch deck) sangat jauh dari realitas di lapangan.
  • Modal Besar, Hasil Minim: Beberapa mitra mengaku telah mengeluarkan modal hingga ratusan juta Mata Uang Rupiah, namun hanya mendapatkan omzet yang sangat kecil, bahkan ada yang hanya menjual beberapa cup per hari.
  • Harga Bahan Baku: Keluhan mengenai harga bahan baku dari pusat yang dianggap terlalu tinggi sehingga menipiskan margin keuntungan mitra.

3. Respons dan Klarifikasi Jehian Sijabat

Menanggapi kegaduhan tersebut, Jehian Sijabat selaku CEO PT Menantea Harapan Bangsa memberikan klarifikasi melalui media sosial. Ia mengakui adanya masalah komunikasi dan penurunan performa di beberapa gerai. Pihak manajemen menjanjikan beberapa langkah perbaikan, antara lain:

  • Evaluasi produk dan strategi pemasaran nasional.
  • Penyediaan bantuan konsultasi bagi gerai yang performanya menurun.
  • Transparansi mengenai pengelolaan dana iklan.

4. Isu Saham dan Crowdfunding

Selain masalah operasional gerai, Menantea juga sempat disorot terkait penggalangan dana melalui skema equity crowdfunding di platform Bizhare. Investor publik yang membeli saham Menantea juga mempertanyakan dividen dan keberlanjutan bisnis setelah melihat banyaknya gerai yang tutup permanen.

5. Diduga Tertipu Rekan Bisnis

Terdapat isu bahwa Jerome Poline dan kakaknya tertipu oleh mitra bisnis mereka. Jehian Panangian Sijabat sempat mengungkapkan ada masalah terkait pemilihan partner bisnis membuat usaha pertamanya yang dirintis tersebut gagal bersaing.

"Bagi kami ini adalah perusahaan pertama. Sayangnya, kami belum siap menghadapi sisi gelap dunia bisnis. Kami kurang melakukan background research terhadap calon partner bisnis, kami tidak rutin melalukan audit internal keuangan. Seiring berjalannya waktu, kami menemukan kesalahan dalam operasional Menantea,"ujar dia.  (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya