Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DJENAR Maesa Ayu akan turut membintangi film horor terbaru dari waralaba Suzzanna, Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa. Nama Djenar mencuat ketika ia turut mengisi salah satu gelar wicara bersama Luna Maya tentang film tersebut di Indonesia Comic Con x Indonesia Anime Con 2025 di JICC Senayan, Jakarta. Sebelumnya, pemain film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa hanya diketahui Luna Maya dan Reza Rahadian.
“Pertama kali saat ditawari, saya tertarik bergabung karena keberanian dari Soraya Intercine Films untuk menghidupkan kembali sinema klasik Indonesia dengan pendekatan baru. Itu satu keberanian tertentu yang membuat saya tertarik,” kata Djenar mengenai keterlibatannya di film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Minggu, (26/10).
Namun, peran Djenar masih belum diungkap dirinya akan menjadi siapa di film tersebut. Dalam teaser trailer yang juga dirilis di Indonesia Comic Con, sosok Djenar juga belum muncul.
“Masih disimpen karena (Djenar) itu yang bagian paling gongnya nanti,” kata Luna Maya.
Djenar pun menambahkan ia mendapat privilese untuk bergabung bersama jajaran bintang di film terbaru Suzzanna. Djenar mengungkapkan, Luna sendiri setiap harinya harus menghabiskan waktu setidaknya empat jam untuk make up karakter di film ini.
“Saya berpendapat Luna memang yang paling pas (jadi Suzzanna),”
Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa diproduseri oleh Sunil Soraya, dengan sutradara Azhar Kinoi Lubis. Film ini masih belum mengumumkan tanggal tayangnya, namun tampaknya akan rilis di bioskop pada tahun depan.(H-2)
Film terbaru yang ia bintangi, Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas, salah satunya, menyinggung soal toxic masculinity.
Luna Maya sebut kekuatan film Zona Merah ada pada karakter yang engaging. Simak pandangan sang produser eksekutif mengenai film zombie terbaru ini.
Luna Maya terlibat sebagai produser eksekutif sekaligus pemeran dalam film Zona Merah, film zombie pertama Indonesia yang tayang di bioskop.
Kesuksesan ini juga jadi bukti bahwa legacy sang Ratu Horor Indonesia, Suzzanna, masih tetap hidup dan dicintai oleh masyarakat Indonesia.
Setelah sebelumnya sukses membintangi Suzzanna: Bernapas dalam Kubur (2018) dan Suzzanna: Malam Jumat Kliwon (2023), Luna mengaku pengalamannya dalam mendalami karakter terus berkembang.
Suzzanna dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bukan sekadar tokoh hantu, melainkan representasi perlawanan terhadap ketidakadilan yang dialami wanita.
Pengalaman bertaruh nyawa tersebut terjadi saat Luna Maya melakoni adegan di sebuah sungai yang memiliki arus cukup deras di kawasan Pangandaran, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved