Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG hakim di New York menolak tuntutan sebesar US$400 juta yang diajukan Justin Baldoni terhadap mantan lawan mainnya Blake Lively.
Dua bintang film yang membintangi film It Ends with Us keluaran 2024 terlibat perselisihan hukum selama beberapa bulan dengan persidangannya akan digelar pada tahun depan.
Hakim Lewis Liman, Senin (9/6), menolak gugatan balik Baldoni terhadap Lively yang mengklaim sang aktris melakukan pemerasan, pencemaran nama baik, dan tuduhan lainnya.
Baldoni mengajukan gugatan setelah Lively menggugat dirinya menuding sang aktor melakukan pelecehan seksual dan melakukan kampanye pencemaran nama baik terhadap istri Ryan Reynolds itu.
Lively juga membeberkan tudingannya terhadap Baldoni dalam sebuah artikel New York Times yang diterbitkan sebelum gugatannya.
Baldoni kemudian mengajukan gugatan pencemaran nama baik terhadap Lively, suaminya Ryan Reynolds, dan agen mereka menuding mereka berusaha merusak karier dan reputasinya. Aktor itu juga menggugat New York Times.
Gugatan Baldoni berpusat pada dua tudingan bahwa Lively mencuri film dari dirinya dan perusahaannya, Wayfarer, dengan mengancam tidak mau mempromosikan film tersebut serta menyebut Livley dan orang-orang lain berusaha mencoreng nama baiknya dengan menuding dia melakukan pelecehan seksual.
Namun, menurut hakim, Baldoni dan perusahaan produksinya gagal memberikan bukti yang memadai bahwa Lively memeras dirinya melainkan lebih menegosiasikan ulang kondisi kerjanya.
Hakim kemudian menyebut Baldoni gagal membuktikan tuduhan Lively melakukan pencemaran nama baik karena pernyataan yang diajukan sang aktor hanya pernyataan yang diajukan Lively dalam gugatannya. (bbc/Z-1)
Perseteruan yang bermula di lokasi syuting film It Ends With Us ini tidak hanya merusak citra publik sang aktris, tetapi juga mengancam keberlanjutan waralaba film
Ryan Reynolds bela Blake Lively dalam sengketa hukum It Ends With Us. Pesan singkat terungkap, sebut Justin Baldoni penipu predator.
Dokumen pengadilan mengungkap petinggi Sony Pictures sebut karier Blake Lively "berakhir" akibat kontroversi film It Ends With Us.
Dokumen hukum terbaru mengungkap kemarahan Jenny Slate terhadap Justin Baldoni saat syuting It Ends With Us. Slate menyebut suasana syuting "menjijikkan".
Terungkap pesan pribadi Justin Baldoni yang mengeluhkan perilaku Blake Lively di lokasi syuting 'It Ends With Us'. Dari isu adegan intim hingga gugatan ratusan juta dolar.
Blake Lively menuntut Justin Baldoni dan tim produksi It Ends With Us, mengklaim rugi hingga US$161 juta akibat kampanye fitnah yang merusak reputasi dan bisnisnya.
Jusuf Kalla melaporkan Rismon Sianipar atas dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan dana Rp5 miliar dalam isu ijazah palsu Joko Widodo di YouTube.
Pemeriksaan ini merupakan tindak lanjut dari penetapan status tersangka terhadap BS
MK tidak terima gugatan Roy Suryo Cs terkait pasal pencemaran nama baik di UU ITE & KUHP. Hakim menilai permohonan kabur dan tidak sinkron. Simak ulasannya
kuasa hukum Nabilah O’Brien pertanyakan penetapan tersangka kliennya usai viralkan CCTV pencurian. Simak kejanggalan kasus dan kronologi lengkapnya di sini
Rizki juga menjelaskan dalam narasinya terlapor menganggap bahwa NU dan Muhammadiyah terlibat dalam politik praktis.
Para terlapor dipersangkakan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, khususnya Pasal 433 ayat 2 dan/atau Pasal 434 ayat 1 terkait pencemaran nama baik dan fitnah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved