Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI Adikara baru saja merilis lagu terbaru berjudul Rindu pada Jumat (15/11), tidak sendirian Adikara menggandeng Andien untuk berduet bersama dalam lagu terbarunya itu.
Berbicara terkait alasannya menggandeng Andien, musisi berusia 24 tahun itu mengaku bahwa memiliki karya musik bersama Andien merupakan salah satu mimpinya. Dia mengaku sudah sejak lama mengidolakan Andien.
"Kalau ditanya dream collaboration gue, jawaban gue selalu satu, yaitu Andien," kata Adikara dalam keterangan pers yang diterima, Jumat (15/11).
Selain Karena mengidolakan sosok Andien, Adikara juga mengatakan bahwa karakterisik vokal Andien yang tiada dua menjadi alasan. Dia menilai Andien bisa memberi “nyawa” tersendiri pada lagu Rindu
"Kenapa (Akhirnya Andin)? Suaranya yang pastinya khas, klasik, dan chic. Terwujud juga akhirnya (duet bareng Andien). Alhamdulillah,” ucap Adikara.
Sementara itu, Kolaborasi ini juga spesial bagi Andien. Penyanyi peraih sembilan trofi AMI (Anugerah Musik Indonesia) Awards itu mengaku belum pernah memiliki lagu dengan nuansa dan mood seperti “Rindu.”
“Apa yang spesial dari lagu ‘Rindu’ menurut aku adalah, sebenarnya aku juga belum pernah punya tipikal lagu yang seperti ini. Kayak lagunya tuh feel good song banget. When I say feel good song itu benar-benar feel good song. Seperti setiap orang yang dengar tuh kayak ada perasaan nyaman. Terus kayak lagunya membuat melayang-layang gitu,” kata Andien antusias.
Lebih lanjut Andien melihat bahwa kiprah Adikara dalam kancah musik Indonesia hari ini adalah sesuatu yang patut diantisipasi. Karakteristik vokal dan karya-karya Adikara punya keunikan tersendiri yang membawa penyegaran dalam gelombang baru musisi muda Indonesia.
“Aku melihat sosok Adikara di kancah musik hari ini sebagai seseorang yang fresh banget. Dia datang dengan menawarkan sesuatu yang orang lain atau penyanyi lain seangkatan Adikara tidak punya. Bukan hanya dari suaranya saja, tetapi juga musiknya, pembawaannya, karismanya. Jadi, buatku Adikara paket lengkap penyanyi dan penulis lagu yang benar-benar fresh,” puji Andien.
Dari segi musikalitas, “Rindu” menghadirkan nuansa musik 80-an yang penuh energi dan dinamis. Bassline yang melodius, pattern dan tempo drum yang mengingatkan kita pada lagu-lagu disko, lirik yang manis, dan vokal duet Adikara-Andien yang berpadu harmonis. Nuansa itu didapat Adikara secara organik tanpa tendensi khusus. Rindu Kini sudah bisa didengarkan di sejumlah platform musik streaming (Rif/M-3)
Solois Adikara merilis mini album (EP) Spotless Dove sebagai kado untuk putrinya, merekam perjalanan emosional menjadi seorang ayah dan makna maskulinitas.
Makna merupakan salah satu lagu paling personal dalam album penuh Adikara yang bertajuk Klise, yang sebelumnya telah menyapa pendengar pada 30 Mei 2025 lalu.
Berisi sepuluh track, album ini menyuplik fase cinta mulai dari ketertarikan awal, fantasi akan sebuah hubungan, mengutarakan perasaan, pencarian makna, cemburu, hingga putus hubungan.
Single ini membawa nuansa era 80-an dan menjadi penting karena membuka babak baru Adikara sebagai musisi independen bersama label barunya bernama Pagoda Records.
Sal Priadi merancang lagu baru secara organik saat syuting film Monster Pabrik Rambut. Simak proses kreatifnya bersama Iqbaal Ramadhan dan sutradara Edwin.
Maulana Ardiansyah merilis single terbaru PEPATAH (Perantau Pantang Menyerah). Lagu ini mengangkat kisah nyata perjuangan hidup di tanah rantau.
Joko Anwar menjelaskan bahwa pemilihan lagu Cicak-cicak di Dinding bukanlah sekadar pemanis, melainkan cerminan perilaku entitas hantu di dalam film Ghost in the Cell.
Jingle perusahaan merupakan instrumen promosi, bukan komersial.
Lagu atau musik yang muncul dalam video streaming maupun live streaming di platform digital merupakan objek pengumpulan royalti.
Perilisan lagu berjudul Miliaran Manusia dan Agency ini bertujuan untuk memperkenalkan nuansa pementasan kepada calon penonton Musikal Perahu Kertas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved