Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI baru seiring waktu terus bermunculan dalam blantika musik Indonesia. Salah satunya, penyanyi yang diprediksi menjadi bintang adalah Meha.
Meha yang bernama lengkap Mehalepi NR, 21, merilis Extended Play (EP) pertama dengan judul Cinta Tak Pernah Salah.
Sebelumnya, Meha pernah merilis single Biarin pada usia 11 tahun. Anak pertama dari drummer Kla Project Harry Goro ini meriis EP dengan isi 6 track dan 1 track duet version yang bergaris besar menceritakan soal cinta dan persahabatan.
Baca juga : Solo Karier Lagi, Joe Jonas Rilis Album Baru Oktober Mendatang
“Aku milih 6 lagu dan ditambah 1 lagu duet version ini karena emang lagu-lagunya relate banget sama orang-orang di sekeliling aku. Aku yakin ini juga relate ke semua temen-temen yang dengerin EP ini dan juga masyarakat pecinta musik Indonesia,” kata Meha saat launching EP di Jakarta, Jumat (4/10).
Meha yang masih berstatus mahasisiwi aktif di STARKI (Tarakanita) dan ngefans berat dengan grup band Viera menuturkan, dalam pengerjaan EP ini ia dibantu sejumlah musisi Indonesia yang sudah malang melintang di industri musik Indonesia.
Di antaranya ialah Karry Goro, Nina Kusumadewi, Merry Alesis, Dimas Pradipta, Tyo Adrian, Chandra Rian, dan masih banyak lagi. Adapun enam lagu yang jadi track di EP yakni, Ada Rasa, Tak Pernah Salah, Turun Dari Langit, Hadapi, Daku Sekarat, Bahagia, dan bonus satu track Tak Pernah Salah yang berduet dengan Shayan Malik.
"Single Daku Sekarat dipilih menjadi lagu jagoan alias single pertama Meha karena lagu ini punya pesan mendalam dan beberapa hook yang bisa membuat orang sekali dengar jadi pengen dengar lagi dan lagi," tutur Meha.
Meha pun berharap EP Cinta Tak Pernah Salah ini bisa menambah khasanah musik Indonesia yang semakin berwarna dan bisa diterima semua penikmat musik Indonesia. (H-2)
Sal Priadi merancang lagu baru secara organik saat syuting film Monster Pabrik Rambut. Simak proses kreatifnya bersama Iqbaal Ramadhan dan sutradara Edwin.
Maulana Ardiansyah merilis single terbaru PEPATAH (Perantau Pantang Menyerah). Lagu ini mengangkat kisah nyata perjuangan hidup di tanah rantau.
Joko Anwar menjelaskan bahwa pemilihan lagu Cicak-cicak di Dinding bukanlah sekadar pemanis, melainkan cerminan perilaku entitas hantu di dalam film Ghost in the Cell.
Jingle perusahaan merupakan instrumen promosi, bukan komersial.
Lagu atau musik yang muncul dalam video streaming maupun live streaming di platform digital merupakan objek pengumpulan royalti.
Perilisan lagu berjudul Miliaran Manusia dan Agency ini bertujuan untuk memperkenalkan nuansa pementasan kepada calon penonton Musikal Perahu Kertas.
KreasiPro Music Distribution hadir sebagai ekosistem aman bagi musisi independen Indonesia untuk mendistribusikan karya ke 150+ platform global secara transparan.
Melalui karya terbaru berjudul Peganglah Tanganku, sejumlah penyanyi lintas generasi bersatu untuk memberikan dukungan moril dan semangat bagi para penyintas di daerah terdampak.
Gerakan ini merupakan sinergi lintas sektor yang melibatkan musisi lintas generasi, komunitas, serta dukungan penuh dari pemerintah dan sektor swasta.
Hasil donasi yang terkumpul akan dikelola secara profesional oleh Masjid Jogokariyan.
Didirikan pada 14 Maret 2025, Amustra lahir dari keresahan atas keterbatasan akses, perlindungan profesi, hingga minimnya ruang pengembangan bagi musisi tradisi.
Partisipasi aktif para pelaku musik, penting untuk memastikan hak ekonomi mereka benar-benar terlindungi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved