Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Reza Rahadian membeberkan alasan mengapa ia begitu tertarik untuk terlibat dalam film horor Siksa Kubur. Sebagaimana diketahui, aktor berusia 37 tahun itu sangat jarang membintangi film dengan genre horor.
Cerita dan proses kreatif di Siksa Kubur menjadi alasan utama. Menurutnya, film garapan Joko Anwar itu sangat kompleks. Karakter yang diperankannya juga memiliki kekuatan tersendiri.
"Skenario ini datang bukan dalam bentuk skenario. Bang Joko menghubungi dan menjelaskan bahwa ada satu karakter yang sangat amat menarik buat saya dan kayanya ini akan cukup menantang. Setelah baca skenario, saya tidak punya alasan saya untuk bilang
tidak," kata Reza saat konferensi pers trailer Siksa Kubur di Jakarta, Rabu (13/3).
Baca juga : Rilis Teaser Poster, Film Horor Siksa Kubur Besutan Joko Anwar Segera Tayang di Bioskop
Reza meyakini bahwa kembalinya ke dunia film horor dengan proyek yang ditangani Joko Anwar adalah langkah tepat. Ia melihat Joko Anwar, dengan berbagai karyanya yang luar biasa, salah duanya Pengabdi Setan, adalah tolak ukur bagi film horor Indonesia.
"Kalau saya bermain di film horor ya minimal harus seperti itu. Artinya, kalau bukan Bang Joko, saya tidak tahu. Jadi intinya tawaran itu datang dan alhamdulillah saya bisa menyelesaikannya dengan teman-teman semua," tutur Reza.
Film Siksa Kubur bakal tayang di bioskop mulai 10 April 2024 mendatang. Tercatat, sebelumnya Reza hanya membintangi tiga film dan satu serial bergenre horor. Film horor terakhir yang diambilnya adalah Gerbang Neraka pada 2017. (Ant/Z-11)
Konflik memuncak ketika sang protagonis menyadari bahwa "entitas" yang mengabulkan keinginan tersebut tidak akan berhenti sampai seluruh utang nyawa terbayar.
Film horor Korea terkenal dengan cerita kuat, suasana mencekam, dan plot twist tak terduga, bukan hanya jumpscare, tapi juga bikin kepikiran setelah nonton.
Bukan sekadar horor, film Songko membawa sesuatu yang lebih dalam mengangkat cerita daerah ke level yang lebih serius, autentik, dan berkelas.
Film yang disutradarai Federico Zampaglione ini dibintangi oleh Lauren LaVera, Melanie Gaydos, Lorenzo Renzi, Linda Zampaglione, Taylor Zaudtke, dan Claudia Gerini.
Film horor Songko karya Gerald Mamahit mengangkat legenda lokal Minahasa. Simak sinopsis, daftar pemain, dan jadwal tayang di bioskop April 2026.
Dunia Mencekam Studio bekerjasama dengan Rumah Produksi Santara resmi memperkenalkan film perdananya berjudul Songko, yang diangkat dari kisah legenda dari Minahasa.
Kabar besar datang dari industri hiburan Tanah Air. Drama Korea fenomenal Descendants of the Sun (DOTS) resmi akan di-remake ke versi Indonesia.
Bagi Reza Rahadian, bergabung dalam jagat sinema Suzzanna merupakan penantian yang cukup panjang.
Reza Rahadian mengungkapkan bahwa dalam mendalami karakter Biru Laut, ia memilih untuk tetap setia pada pondasi awal yang telah dibangun penulis.
Luna Maya kembali berperan di film horor Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bersama Reza Rahadian. Tahun 2026, ini menjadi satu-satunya film Luna yang dijadwalkan tayang pada lebaran.
Reza Rahadian akhirnya kembali lewat film horor, Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa.
“Proses kolaborasi yang sangat menyenangkan. Kami bertukar pikiran, sama-sama berpikir kira-kira apa adegan demi adegan yang perlu kami bangun sama-sama,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved