Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SERIAL drama Korea terbaru Narco-Saints penuh dengan aksi dan jalan cerita seru seputar penangkapan mafia narkoba asal Korea Selatan (Korsel) di Suriname, Amerika Selatan.
Terinspirasi dari kisah nyata dan disutradarai oleh sutradara Yoon Jong-bin (The Spy Gone North), serial ini terdiri dari enam episode dan dibintangi oleh para aktor senior seperti Hwang Jung-min, Park Hae-soo, dan Ha Jung-woo.
Baca juga: Serial Narco-Saints Diadaptasi dari Kisah Nyata
Berikut adalah fakta menarik di balik proses produksi Narco-Saints, seperti disiarkan Netflix dalam siaran resmi, Kamis (15/9)
Sutradara Yoon Jong-bin telah mempersiapkan serial Narco-Saints sejak sekitar tujuh tahun yang lalu, termasuk daftar aktor yang ia rasa cocok untuk memerankan para karakter dalam serial ini.
Yoon Jong-bin mengenang saat dua tahun lalu ia berada di sebuah acara yang juga dihadiri aktor Jo Woo-jin. Sang sutradara bercerita tentang rencana pembuatan Narco-Saints dan mengajak Woo-jin bergabung walau saat itu naskah sama sekali belum ditulis.
Sang aktor langsung mengiyakan tawaran tersebut dan pada saat itu juga kesepakatan mereka 'diresmikan' di atas uang 10 won.
"Kami sama-sama menandatangani uang sebagai perjanjian, lalu uang tersebut dirobek dua dan kami sama-sama menyimpan sobekan uang itu. Saya membingkainya dan masih menyimpannya," ujar Woo-jin, yang akhirnya berperan sebagai Byun Kitae.
Tidak hanya bertabur aktor senior Korea, Narco-Saints juga menggandeng aktor Taiwan Chang Chen yang sudah merambah industri film Hollywood.
Untuk meyakinkan Chen agar bergabung dalam proyek serialnya, sutradara Yoon Jong-bin yang telah lama mengagumi kiprah sang aktor menyempatkan diri untuk terbang ke Taipei demi menceritakan ide cerita Narco-Saints langsung kepada Chang Chen.
Hal itu masih diingat dengan baik oleh keduanya dan Chang Chen sangat menghargai usaha Yoon Jong-bin untuk mengajaknya terlibat.
Untuk menghidupkan suasana Suriname yang menjadi latar cerita penangkapan gembong narkoba asal Korea, tim produksi memilih Republik Dominika sebagai salah satu lokasi utama syuting serial ini.
Seluruh tim, termasuk para aktor, menjalani 20 jam penerbangan untuk tiba di negara tersebut.
"Ini perjalanan pertama saya ke Republik Dominika, sebuah pengalaman baru apalagi di tengah pandemi covid-19," ungkap aktor Yoo Yeon-seok.
"Orang-orang di sana menyambut dengan hangat, bahkan ada yang mengenali saya ketika kami tiba di bandara," lanjutnya.
Sutradara Yoon Jong-bin mengaku ada masa-masa dia merasa kewalahan setiap akan memulai syuting Narco-Saints.
"Durasi seluruh serial ini kurang lebih sama seperti tiga buah film dan setiap pagi saya sudah merasa lelah sebelum memulai syuting. Tapi untungnya para aktor yang bermain di sini sangat luar biasa, mereka bahkan tidak butuh latihan," ujarnya.
"Seluruh aktor selalu siap dan sudah memahami insting masing-masing sehingga mereka bisa saling mengerti hanya dengan melemparkan lirikan ke satu sama lain," lanjut Yoon.
Aktor Chang Chen, yang berasal dari Taiwan, mengaku tidak sulit menggeluti perannya bersama para bintang lain dari Korea berkat sambutan mereka yang hangat. Aktor Hwang Jung-min mengenang bahwa ia telah lama mengikuti kiprah aktor Taiwan tersebut dalam berbagai film.
"Kami menyimpan perasaan kagum padanya sejak lama dan ternyata ia juga telah menyaksikan sejumlah film kami," ucap dia.
Tidak hanya Chang Chen dan Hwang Jung-min, aktor utama lainnya seperti Yoo Yeon-sok juga sangat senang terlibat dalam Narco-Saints dan bersanding dengan para aktor berkualitas.
"Saya sangat menantikan untuk bekerja sama dengan Hwang Jung-min dan para aktor senior ini. Saya menonton film-film mereka sejak lama," ujar Yeon-sok.
Dalam pandangan aktor Park Hae-soo, daya tarik terbesar Narco-Saints terletak pada para karakter dan kedalaman emosional mereka yang rumit, ditambah dengan jalan cerita yang tidak tertebak.
Ia bahkan mengibaratkan serial ini seperti makanan topokki, "Berkat berbagai rasa yang ada di dalamnya, dari manis, pedas, sampai tajam. Saya sungguh berharap seluruh orang dapat menikmati tayangan ini dan mengikuti seluk-beluknya hingga tuntas," ujar dia. (Ant/OL-1)
If Wishes Could Kill hadir sebagai drama horor Korea unik di Netflix. Menggabungkan kutukan aplikasi, misteri okultisme, dan tradisi perdukunan Korea.
Simak fakta menarik If Wishes Could Kill, drama Korea horor remaja pertama Netflix tentang aplikasi maut Girigo yang tayang April 2026.
Drama Korea If Wishes Could Kill tayang di Netflix mulai 24 April 2026. Simak sinopsis, daftar pemain, dan misteri aplikasi maut Girigo di sini.
Simak sinopsis We Are All Trying Here, drama Korea terbaru yang dibintangi Koo Kyo-hwan dan Go Youn-jung tentang perjuangan di industri film.
Drama Korea We Are All Trying Here resmi tayang di Netflix. Dibintangi Koo Kyo-hwan dan Go Youn-jung, serial ini mengangkat tema kecemasan, iri hati, dan perjalanan menerima diri.
Simak keseruan drakor Absolute Value of Romance yang dibintangi Kim Hyang Gi dan Cha Hak-yeon. Kisah penulis novel web dan empat guru menawan di Prime Video.
Konflik memuncak ketika sang protagonis menyadari bahwa "entitas" yang mengabulkan keinginan tersebut tidak akan berhenti sampai seluruh utang nyawa terbayar.
Cerita berfokus pada Thomas Malone (Bruce Willis), seorang mantan detektif yang menjalani hukuman seumur hidup atas kejahatan yang tidak ia lakukan.
Film Apex yang dibintangi Bruce Willis kini tersedia di Netflix. Simak sinopsis aksi perburuan manusia yang menegangkan di pulau terpencil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved