Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DUO DJ Asia-Amerika, Beauz, baru saja merilis rekaman baru berjudul 'Make You Say' kolaborasi bersama DJ kondang peraih nominasi Grammy Award, Zedd dan Maren Morris, penyanyi dengan vokal unik, serta melibatkan penulis lagu Charlie Puth.
Rilisan lagu teranyar ini melanjutkan kolaborasi pasangan musisi kondang dunia itu pada 2018 dengan hit ‘The Middle’ yang mengantongi sertifikasi 6 kali Platinum oleh RIAA.
Pada ‘Make You Say’ terbukti Zedd dan Maren Morris sekali lagi sukses meleburkan lintas-genre secara sempurna yang dirancang untuk daya tarik massal.
Diakui Beauz, berkolaborasi dengan Zedd dan Maren Morris merupakan mimpi yang menjadi kenyataan.
“Ini benar-benar pengalaman yang luar biasa dalam menciptakan musik dengan ansambel berbakat seperti Zedd, Maren Morris, dan Charlie Puth. Kami berharap ‘Make You Say’ dapat menyentuh hati banyak orang di seluruh dunia,” harap Beauz.
Baca juga: Blackpink dan BTS Masih Nomine Grup Terbaik MTV Video Music Awards 2022
Kombinasi dari produksi khas Zedd yang mulus dan kekuatan vokal Maren tidak diragukan lagi membuat ‘Make You Say’ menjadi lagu ikonik, sehingga tak mengherankan video musik untuk lagu tersebut dilirik oleh Apple untuk menjadi bagian dari kampanye ‘Made on iPad’.
Tujuan kampanye ini tak lain untuk ‘merasuki’ pikiran pembuat konten yang menggunakan iPad untuk mewujudkan ide melalui perangkat serbaguna tersebut.
Dengan Apple Pencil, iPad menjadi kanvas yang lebih kaya untuk kreativitas di mana teknik seperti ‘rotoscoping’ dan animasi menjadi sangat populer karena iPad membuatnya jauh lebih mudah diakses.
Teknik-teknik tersebut digunakan dalam video ‘Make You Say’ untuk menambahkan kedalaman emosional pada cerita lagu dan menunjukkan tingkat kreativitas yang dapat dicapai dengan iPad.
Profil DJ Beauz
Beauz adalah duo DJ dan produser Amerika, beranggotakan kakak adik Bernie dan Johan. Berbasis di Los Angeles dan San Francisco, AS, serta memiliki akar dari Indonesia dan Taiwan, duo ini berbagi impian untuk menyatukan budaya dan menciptakan dampak positif di dunia melalui musik.
Dalam rentang waktu empat tahun yang singkat, mereka telah mengumpulkan dukungan dari DJ top termasuk Zedd, Diplo, Martin Garrix, Tiesto, Don Diablo dll. dan melakukan tur di tempat-tempat bergengsi dan perguruan tinggi di seluruh Amerika Utara dan Asia.
Beauz telah menghasilkan lagu-lagu hits seperti Outerspace, Count the Hours, dan Crazy.
Pada tahun 2019, Beauz meluncurkan lagu ‘Count the Hours’ yang viral di aplikasi Tiongkok, Douyin, dan menjadi pembuka jalan untuk tur internasional mereka ke Amerika Utara dan Asia.
Selain itu, di tahun 2019 DJ Beauz juga berkolaborasi dengan musisi dan Youtuber Atta Halilintar yang meluncurkan lagu dalam menyambut HUT RI ke-76 bertemakan kebangsaan #Thisisindonesia. (RO/OL-09)
EJAE akhirnya menanggapi rumor royalti Rp540 miliar dari KPop Demon Hunters. Di tengah sukses global film dan soundtrack-nya, angka pastinya masih misteri.
Vionita Sihombing kini tengah menjalani fase pendewasaan karier yang lebih personal, beralih dari sekadar penyanyi teknis menjadi seorang pendongeng.
MUSIKUS Mandarin Eric Chou, yang dikenal akan lagu-lagu baladanya yang menyentuh, dijadwalkan menyapa penggemarnya di Indonesia dalam sebuah konser bertajuk Odyssey Stars.
King Nassar memandang setiap peristiwa dalam hidup, baik itu kehilangan maupun kehadiran hal baru, sebagai bagian dari ketetapan Sang Pencipta yang harus dihadapi dengan keikhlasan.
PENYANYI pendatang baru Giusti Raka merilis single terbarunya berjudul Masihkah Ada. Single ini menjadi lagu keempatnya yang dirilis.
Penyanyi solo Kunto Aji muncul dengan cara tak biasa dengan tampil mengenakan pakaian serba kuning, lengkap dengan sepatu hitam di Blok M Hub, Jakarta Selatan.
Sal Priadi merancang lagu baru secara organik saat syuting film Monster Pabrik Rambut. Simak proses kreatifnya bersama Iqbaal Ramadhan dan sutradara Edwin.
Maulana Ardiansyah merilis single terbaru PEPATAH (Perantau Pantang Menyerah). Lagu ini mengangkat kisah nyata perjuangan hidup di tanah rantau.
Joko Anwar menjelaskan bahwa pemilihan lagu Cicak-cicak di Dinding bukanlah sekadar pemanis, melainkan cerminan perilaku entitas hantu di dalam film Ghost in the Cell.
Jingle perusahaan merupakan instrumen promosi, bukan komersial.
Lagu atau musik yang muncul dalam video streaming maupun live streaming di platform digital merupakan objek pengumpulan royalti.
Perilisan lagu berjudul Miliaran Manusia dan Agency ini bertujuan untuk memperkenalkan nuansa pementasan kepada calon penonton Musikal Perahu Kertas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved