Pentingnya Sertifikasi FSC untuk Perusahaan Berdaya Saing Global

Media Indonesia
25/4/2026 18:03
Pentingnya Sertifikasi FSC untuk Perusahaan Berdaya Saing Global
(MI/HO)

SAAT ini sertifikasi FSC (Forest Stewardship Council) bukan lagi pilihan tambahan, tetapi sudah menjadi kebutuhan bagi perusahaan yang ingin bersaing di pasar global yang semakin menuntut standar berkelanjutan. Sertifikasi FSC adalah sistem sertifikasi internasional yang menjamin bahwa produk kayu dan nonkayu berasal dari hutan yang dikelola secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.

CEO MK Academy Thomas Hidayat Kurniawan dalam keterangannya, Sabtu (25/4), menegaskan bahwa kebutuhan terhadap sertifikasi FSC kini telah menjadi bagian dari strategi bisnis, bukan sekadar kepatuhan.
"MK Academy hadir sebagai partner end-to-end yang tidak hanya membantu proses sertifikasi, tetapi juga memastikan bahwa sertifikasi tersebut memberikan nilai bisnis nyata, baik dalam membuka akses pasar baru, meningkatkan kredibilitas perusahaan, maupun memperkuat positioning brand di industri," ujar Thomas.

MK Academy memperkuat posisinya sebagai FSC Promotional License Holder melalui keterlibatan aktif dalam rangkaian ARCH ID 2026. Dalam ajang itu, MK Academy bersama dengan para mitra FSC turut memberikan pemahaman menyeluruh terkait sistem sertifikasi FSC sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan pelaku industri, arsitek, dan developer.

Sebagai lembaga training dan konsultan, MK Academy sejak 2008 mendampingi berbagai perusahaan dalam proses yaitu persiapan sertifikasi FSC, implementasi standar Forest Management (FM) dan Chain of Custody (CoC), audit readiness dan compliance, serta optimalisasi sertifikasi untuk kebutuhan bisnis.

Seiring meningkatnya tuntutan global terhadap praktik berkelanjutan, perusahaan yang memiliki sertifikasi FSC memiliki keunggulan dalam akses ke pasar internasional, kepercayaan stakeholders dan klien, diferensiasi produk di industri, serta kepatuhan terhadap standar lingkungan. (Ant/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya