Pelemahan Nilai Tukar Rupiah Ganggu Psikologi Pengusaha

Naufal Zuhdi
23/4/2026 19:17
Pelemahan Nilai Tukar Rupiah Ganggu Psikologi Pengusaha
Petugas menunjukkan pecahan mata uang Rupiah dan Dolar Amerika Serikat (AS) di Kantor Cabang BNI Pasar Baru, Jakarta, Kamis (15/1/2026).(ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

WAKIL Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Otonomi Daerah Sarman Simanjorang turut buka suara terkait dengan nilai tukar rupiah yang melemah terhadap Dolar AS.

Sarman menyebut, pelemahan nilai tukar rupiah hingga Rp17.300 per Dolar AS membuat psikologi pengusaha sangat terganggu, karena akan berdampak pada biaya operasional.

“Harga bahan baku impor, biaya logistik, kenaikan harga plastik, kenaikan BBM Nonsubsidi dan kenaikan harga avtur yang membuat harga tiket pesawat naik sangat menekan biaya operasional pelaku usaha,” ucap Sarman saat dihubungi, Kamis (23/4).

Dirinya memandang, apabila pelemahan nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS semakin jauh dan lama, maka pelaku usaha akan menyesuaikan harga produknya di tingkat konsumen.

“Pelaku usaha berharap agar pemerintah mengambil langkah yang taktis dan strategis serta mengevalusi apa penyebab utama pelemahan ini untuk segera dilakukan mitigasi yang tepat agar semakin menguat dalam waktu dekat,” terangnya.

Di sisi lain, Sarman juga meminta pemerintah untuk mengurangi ketergantungan khususnya impor energi ke depannya agar tidak membebani biaya subsidi yang ditanggung pemerintah.

“Dan yang paling penting agar arah kebijakan fiskal mampu menyakinkan pasar,” tandasnya. (Fal/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya