Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan perdana tahun 2026, Jumat (2/1), dengan performa impresif. Indeks komposit melesat 101,19 poin (1,17%) ke level 8.748,13. Optimisme pasar terkait target IHSG menembus 10.000 memicu aliran dana masif dengan nilai transaksi mencapai Rp22,26 triliun.
Kenaikan ini sejalan dengan pernyataan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, saat seremoni pembukaan perdagangan. Sentimen positif tersebut berhasil menutupi data perlambatan Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Desember yang turun ke level 51,2.
Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menyoroti stabilitas fundamental tersebut.
"Meskipun mengalami perlambatan, posisi indeks manufaktur masih di zona ekspansi yang mencerminkan pertumbuhan aktivitas manufaktur secara stabil," tegas Nico, dilansir dari Antara, Jumat (2/1).
Secara sektoral, IDX-IC mencatat sektor Transportasi & Logistik menjadi top performer dengan kenaikan tajam 6,37%. Saham-saham perkapalan seperti PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD) dan PT Temas Tbk (TMAS) masuk dalam jajaran pencetak untung terbesar (top gainers), bersama PJHB, HUMI, dan TRUE.
Sebaliknya, tekanan jual melanda sektor Keuangan dan Kesehatan yang masing-masing terkoreksi 1,14%. Saham GMFI, LMAX, dan CINT tercatat sebagai pemberat indeks (top losers) hari ini.
Statistik penutupan mencatat dominasi bullish dengan 479 saham menguat, 200 melemah, dan 131 stagnan. Volume perdagangan tercatat padat sebanyak 51,14 miliar lembar saham.
Di pasar regional, IHSG mengekor tren positif Hang Seng (Hong Kong) yang melonjak 2,76%, sementara bursa utama lainnya seperti Nikkei dan Shanghai masih tutup libur tahun baru. Fokus pelaku pasar kini beralih menanti rilis data inflasi serta risalah The Fed pekan depan. (Ant/Z-10)
IHSG Bursa Efek Indonesia ditutup menguat 0,41% ke level 7.101,23 pada Rabu (29/4/2026) berkat aksi bargain hunting dan sentimen global.
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia menutup perdagangan Senin (27/4) di zona merah.
Harga minyak mentah global berbalik menguat yaitu minyak jenis WTI berada di level 97,44 dolar AS per barel.
IHSG ditutup menguat tipis ke 8.235 pada Jumat (27/2). Simak analisis sentimen fiskal S&P, rebalancing MSCI, dan jadwal data ekonomi penting pekan depan.
IHSG hari ini ditutup melemah 1,05% ke level 8.235,26. Pelaku pasar khawatir atas tarif impor panel surya dan penyelidikan sektor perikanan oleh Amerika Serikat.
IHSG hari ini (20/2/2026) ditutup melemah di posisi 8.271,77. Simak analisis dampak ketegangan AS-Iran di Timur Tengah terhadap pasar modal Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved