Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat RI menyebut realiasai investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang atau Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) masih jauh dari target. Oleh karena itu, langkah-langkah akselerasi menarik pemodal harus dilakukan secara maksimal.
"Kami memberikan catatan seperti bagaimana KEK dapat menangani beberapa tantangan terutama lingkungan, serapan tenaga kerja, dan menyerap investasi. Targetnya selama lima tahun terakhir ini seharusnya sudah mencapai Rp60 triliun, tetapi hingga sekarang baru tercapai Rp17 triliun," kata Anggota Komisi VII DPR RI Erna Sari Dewi di Batang, Jawa Tengah.
Dengan adanya pekerjaan rumah tersebut, Komisi VII DPR akan menunggu laporan dan evaluasi KEK Batang.
"Kita tunggu karena pertumbuhan Kawasan Ekonomi Khusus Batang masih baru. Kami akan tunggu bagaimana aksi dan akan datang lagi (ke KITB) untuk evaluasi," katanya
Dalam Kunjungan Kerja Spesifik di KITB, ia mengatakan KEK Industropolis Batang dibangun atas dasar sinergi pemerintah daerah dengan pusat dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
"Yang menjadi poin penting kita adalah dengan kehadiran Kawasan Ekonomi Khusus di Batang, tentunya juga harus bisa mendapatkan multiplier effect (dampak berantai) bagi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Batang," katanya.
Ia memastikan DPR akan mengawasi program yang dicanangkan oleh pemerintah pusat di tengah dengan kondisi industri yang sedang tidak baik-baik saja. Ia meminta pemerintah bisa memberikan kemudahan pada investor yang akan menanamkan investasi di Indonesia.
"Pemerintah telah mengeluarkan PP Nomor 28 Tahun 2025 yang mengatur bagaimana agar perizinan dipermudah dari sebelumnya. Akan tetapi, ada cacatan lagi bagaimana implementasinya, itu kami tunggu," katanya.
Direktur Utama Kawasan Industri Terpadu Batang Ngurah Wirawan mengatakan bahwa kawasan industri ini hadir bukan sekadar sebagai lokasi industri saja melainkan sebagai ekosistem terintegrasi yang menjawab kebutuhan investor dan menjamin keberlanjutan.
"Kami membangun KEK Industropolis Batang sebagai ruang tumbuh bagi industri masa depan. Di sini investor tidak hanya mendapatkan kemudahan tetapi juga kepercayaan," jelasnya.
Menurut dia, setiap meter kawasan ini dirancang untuk mempercepat proses hilirisasi, menciptakan efisiensi, dan membuka peluang kerja yang luas bagi masyarakat.
Hingga Juni 2025, sebanyak 31 tenant telah bergabung dalam kawasan dengan total pengembangan mencapai 4.300 hektare. (Ant/E-3)
PT SEG Solar Manufacturing Indonesia, produsen terkemuka photovoltaic asal Amerika Serikat, akan memulai operasional pabriknya, pada April 2025.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) secara resmi telah menetapkan skema baru Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) untuk periode 2025.
BPI Danantara diharapkan mampu mengikat lebih banyak investasi hingga akhirnya berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Dalam upaya mewujudkan visi besar kota mandiri dan modern, Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) meluncurkan zona komersial dan residensial terbaru.
PT Kawasan Industri Terpadu Batang menandatangani Perjanjian Pemanfaatan Tanah Industri (PPTI) dan Perjanjian Sewa Bangunan Pabrik Siap Pakai (BPSP) dengan tiga perusahaan multinasional.
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti saintek) belum lama ini mengupayakan internasionalisasi perguruan-perguruan tinggi.
Kesiapan infrastruktur dan fasilitas bongkar muat menjadi salah satu keunggulan yang dapat menarik minat investor.
Pemerintah percepat proyek Giant Sea Wall dengan melibatkan kampus. Targetnya lindungi 60% kawasan industri dan 30 juta warga pesisir.
Keberhasilan Presiden Prabowo dalam menggalang komitmen investasi mulai dari Uni Emirat Arab (UEA), Amerika Serikat (AS), Jepang hingga Republik Korea dinilai sebagai pencapaian luar biasa.
Kehadiran investasi di kawasan industri iniĀ menjadi momentum penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat Majalengka,
Kawasan industri terpadu Jababeka bertransformasi menjadi kota wisata industri yang menggabungkan manufaktur, hunian, edukasi, dan pariwisata berskala Asia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved