Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyetujui efisiensi anggaran yang diajukan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebesar Rp8,99 triliun. Itu menjadikan anggaran di Kemenkeu turun dari Rp53,19 triliun menjadi Rp44,20 triliun.
“Komisi XI menyetujui efisiensi anggaran Kemenkeu sebesar Rp8,99 triliun ,”ujar Ketua Komisi XI Mokhamad Misbakhun yang memimpin jalannya rapat kerja Komisi XI dengan Menkeu, Jakarta, Kamis (13/2)
Kendati demikian, fraksi yang ada di Komisi XI memberikan catatan atas efisiensi yang akan dilakukan oleh Kemenkeu. Komisi keuangan meminta agar efisiensi itu tak serta merta mengurangi pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dan mengganggu kinerja kementerian.
Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, efisiensi yang dilakukan merujuk dari prinsip efisiensi yang diatur dalam Instruksi Presiden, yakni tidak mencakup belanja pegawai dan dilakukan pada belanja barang dan modal.
Belanja barang dan modal yang masuk dalam efisiensi itu meliputi belanja alat tulis kantor, seminar, kajian, acara seremonial, peringatan, dan lainnya. Sejalan dengan efisiensi itu, Kemenkeu juga akan menerapkan cara kerja baru dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
“Kami juga menyadari Kemenkeu mempunyai peran penting untuk mengumpulkan penerimaan negara, sehingga untuk bisa melakukan tugas-tugas penting seperti penerimaan negara, patroli, tetap kita dukung, tapi tetap dihitung secara presisi dan efisien,” jelas Sri Mulyani.
“Perubahan cara kerja baru juga kita introduce, bukan hal baru, tetapi kita akselerasi dalam rangka meningkatkan kualitas tanpa menimbulkan dampak ke belanja,” tambah dia.
Adapun penghematan alat tulis kantor di Kemenkeu dilakukan dari Rp213,07 miliar menjadi Rp42,25 miliar; kegiatan operasional dari Rp7,82 miliar menjadi Rp3,32 miliar; rapat, seminar, dan sejenisnya dari Rp289,53 miliar menjadi Rp58,27 miliar; diklat dan bimtek dari Rp24,74 miliar menjadi Rp4,08 miliar.
Lalu kajian dan analisis dari Rp18,93 miliar menjadi Rp5,07 miliar; honor output kegiatan dan jasa profesi dari Rp170,91 miliar menjadi Rp58,00 miliar; percetakan dan souvenir dari Rp97,39 miliar menjadi Rp6,63 miliar; dan perjalanan dinas dari Rp1,52 triliun menjadi Rp789,77 miliar.
Dus, total penghematan belanja birokrasi di Kemenkeu mencapai Rp1,38 triliun, yakni dari Rp2,34 triliun menjadi Rp967,38 miliar. (Mir/M-3)
Terkait penugasan selanjutnya bagi Febrio dan Luky, Purbaya menyebut keduanya untuk sementara waktu belum dipindahkan ke posisi lain.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa deteksi 10 perusahaan lakukan underinvoicing. Kebocoran penerimaan negara segera ditutup demi target fiskal 2026.
Kemenkeu mencatat penerimaan bea cukai Rp44,9 triliun hingga Februari 2026, terkontraksi 14,7% dibanding tahun lalu. Ini penyebabnya.
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, penerima atau awardee beasiswa LPDP harus menghormati Indonesia dan rakyat Indonesia. I
Kemenkeu ungkap 44 alumni LPDP belum kembali ke RI. Menkeu Purbaya tegaskan sanksi berat berupa pengembalian dana plus bunga hingga blacklist permanen.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, dana untuk pembelian kapal yang ada di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sejatinya memang belum dicairkan
Anggota Komisi XI DPR Amin Ak peringatkan potensi kebocoran ekspor batu bara US$20 miliar akibat mis-invoicing yang rugikan APBN hingga Rp85 triliun.
Selanjutnya Komisi XI DPR RI akan menyerahkan nama-nama yang dinilai layak kepada pimpinan DPR untuk selanjutnya dibahas dalam rapat paripurna pada Kamis (12/3).
Langkah pengunduran diri Dirut BEI Iman Rachman yang drastis ini diambil sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas gejolak pasar ekstrem Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Komisi XI DPR RI menetapkan Wakil Menteri Keuangan Thomas Aquinas Muliatna Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) hanya dalam waktu kurang dari satu jam
Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun mengatakan pemindahan sisa anggaran lebih dari Bank Indonesia ke Himbara diatur undang-undang.
“Pak Menteri, boleh koboi, tapi harus ada isinya,” sindir Mekeng saat rapat kerja (raker) Komisi XI DPR dengan Menkeu
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved