Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAKSANA Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Audy Joinaldy menegaskan pengawasan tambang mineral dan batu bara (minerba) berada di pemerintah pusat.
"Pengawasan tambang yang sifatnya mineral, logam seperti batu bara maupun minyak, itu pengawasan dan wewenangnya di pemerintah pusat," kata Audy Joinaldy, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arosuka Kabupaten Solok, Sabtu (28/0.
Sementara pemerintah provinsi, katanya lagi, hanya memiliki kewenangan untuk mengawasi tambang galian C. Oleh karena itu, pengawasan terhadap aktivitas tambang di luar galian C bukan wewenang pemerintah provinsi, kata dia pula.
Baca juga : Pemkab Solok Bangun Posko di Lokasi Bekas Tambang Emas yang Longsor
Meskipun demikian, pihaknya menegaskan tidak akan tinggal diam, mengingat kasus tanah longsor tambang emas di Ranah Minang bukan kali pertama terjadi, dan telah menimbulkan banyak korban jiwa. "Ke depan tidak mungkin dibiarkan begini terus, karena kejadiannya berulang dan korbannya masyarakat," kata Audy.
Di satu sisi ia memahami penyadartahuan kepada masyarakat terkait aktivitas penambangan di luar galian C termasuk yang diduga ilegal butuh waktu.
Sebab, bagaimanapun juga penambangan emas seperti di Nagari Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, yang menimbulkan korban jiwa sebanyak 12 orang dilatarbelakangi faktor ekonomi.
Baca juga : Pencarian Dua Korban Tertimbun Longsor Tambang Emas di Solok Dilanjutkan
"Perlahan-lahan kami harus memberikan pengertian juga kepada masyarakat. Para korban longsor tambang emas ini mengaku bekerja karena faktor ekonomi," ujar dia lagi.
Ketika ditanya lebih jauh apakah tambang emas di Nagari Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok tersebut ilegal atau berizin, Audy belum bisa memastikan karena harus mengecek data terlebih dahulu.
"Nanti kita cek sama-sama ya. Setahu saya, beberapa IUP tambang emas resmi memang ada di Sumbar," kata dia pula. (Ant/N-2)
Secara rinci, cuaca di Sumatera Utara pada Kamis pagi diprakirakan berawan dan berpotensi hujan dengan intensitas ringan di wilayah Batubara, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan
Struktur tanah yang tipis di atas lapisan batuan membuat lereng sangat rentan runtuh, terutama saat dipicu curah hujan tinggi.
Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara mencatat satu korban jiwa dalam peristiwa tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Nias Selatan.
Longsor menutup akses jalan nasional di Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Kapolsek Cihurip Polres Garut, Iptu Asep Juarna mengatakan, intensitas hujan tinggi yang terjadi menyebabkan sebuah tebing setinggi 5 meter longsor menutup jalan Raya Garut-Pameungpeuk
BPBD Deli Serdang mencatat sebanyak lima korban ditemukan meninggal dunia dan satu luka akibat bencana longsor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved