Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Seiring dengan meningkatnya urbanisasi dan pertumbuhan penduduk, kota-kota besar di Indonesia menghadapi berbagai tantangan lingkungan yang signifikan. Di tengah krisis lingkungan seperti sekarang, konsep bangunan hijau atau green building muncul sebagai salah satu alternatif yang dapat membantu mengatasi masalah tersebut.
Namun, penerapan konsep green building di Indonesia tidaklah mudah. Banyak pemangku kepentingan masih memandang konsep berkelanjutan itu sebagai sesuatu yang mahal dan rumit. Edukasi dan advokasi menjadi kunci dalam mengubah cara pandang tersebut.
Penting untuk menunjukkan bahwa green building dapat memberikan manfaat ekonomi yang nyata tanpa mengorbankan kualitas dan kenyamanan. Maka dari itu, Ecobuild hadir sebagai jawaban untuk mempromosikan dan mengimplementasikan green building yang efisien di Indonesia.
Baca juga : JDC Design Week Usung Desain Masa Depan Berkelanjutan
CEO Ecobuild Wiza Hidayat berbagi cerita tentang perjalanannya. "Perjalanan saya dimulai dari keresahan terhadap kota Jakarta tempat tinggal saya yang penuh polusi, macet, dan kualitas udara yang kurang baik. Hidung saya cukup sensitif, sehingga sering kali tidak nyaman saat menikmati fasilitas publik di Jakarta," ujar Wiza melalui keterangan tertulis, Kamis (6/6).
Saat berkiprah di industri desain dan konstruksi, ia melihat adanya kebutuhan mendesak untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam desain dan konstruksi bangunan. Dengan latar belakang dan permasalahan yang dialami, Wiza mendirikan Ecobuild bersama dua rekannya, Yadi Krisnadi dan Taufik Hendra.
Inspirasi utama mereka datang dari keyakinan bahwa industri konstruksi memiliki peran besar dalam menjaga kelestarian lingkungan. Dia melihat banyak proyek konstruksi yang tidak memperhatikan aspek lingkungan dan berkontribusi pada perubahan iklim.
Baca juga : Seng dan Galvanis Perlu Dicat untuk Lindungi Permukaan
Sejak pendiriannya pada 2023, Ecobuild telah mengerjakan lebih dari 50 proyek green building di berbagai daerah di Indonesia. Beberapa proyek bahkan dijadikan proyek percontohan oleh Green Building Council Indonesia untuk menguji rating tools yang baru diciptakan.
Pada Desember 2023, Ecobuild berhasil meraih penghargaan “Best Sustainable Leadership Green Building Consultant” dari Green Building Council Indonesia dalam acara Greenship Awards 2023. Penghargaan ini merupakan pengakuan atas dedikasi Ecobuild dalam mendorong praktik pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Salah satu proyek paling signifikan yang dikerjakan Ecobuild adalah pembangunan gedung Otoritas Ibu Kota Nusantara (OIKN). Proyek itu menggabungkan berbagai elemen green building, termasuk penggunaan energi terbarukan, sistem pengelolaan air yang efisien, dan penggunaan bahan bangunan ramah lingkungan. (Z-11)
Industri konstruksi di Indonesia mulai beralih ke sistem modular modern yang menawarkan efisiensi waktu, biaya, dan kualitas lebih terkontrol.
PT PP (Persero) Tbk, perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia berhasil membukukan perolehan nilai kontrak baru sebesar Rp3,87 triliun
Kebutuhan akan solusi alat angkat yang aman, efisien, dan berstandar internasional terus meningkat seiring pertumbuhan sektor konstruksi, manufaktur, dan industri berat di berbagai negara.
Loggis teken kerja sama dengan HD Hyundai Infracore Asia untuk distribusi alat berat DEVELON, mempercepat adopsi teknologi ramah lingkungan di sektor tambang.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan menggelar pelatihan dan uji sertifikasi kompetensi bagi 150 tenaga kerja konstruksi, meningkatkan kualitas SDM sektor konstruksi.
Proyek bernilai sekitar Rp219 miliar ini menampilkan inovasi konstruksi berupa skybridge ikonik sepanjang 22 meter yang menghubungkan Menara Wimaya II (Tower B) dengan Menara Wimaya I.
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia menganugerahkan penghargaan Good Design Indonesia (GDI) 2025 sebagai bentuk apresiasi negara terhadap produk dan karya desain terbaik.
Apa yang akan kamu lakukan pada gantungan baju yang sudah usang atau kursi plastik yang tak lagi terpakai karena sudah punya yang baru?
Ekraf Design Festival 2025 berlangsung mulai hari ini, Selasa (2/12) hingga Kamis (4/12).
Kompetisi ini tidak sekadar menjadi ajang adu kreativitas, tetapi juga wadah bagi peserta untuk berpikir kritis dan solutif terhadap berbagai tantangan masa kini.
Pada riset ViSenze mencatat, 75% konsumen e-commerce mengaku dipengaruhi visual produk dalam mengambil keputusan membeli.
Setiap karya merepresentasikan perjalanan kolaborasi dan eksplorasi desain khas Indonesia, dari awal 2007 hingga kolaborasi terbaru pada 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved