Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RAPAT umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) memutuskan membagikan dividen sebesar Rp855,56 miliar untuk tahun buku 2023. Jumlah tersebut ekuivalen dengan Rp18,54 per lembar saham.
Direktur Utama (Dirut) BSI Hery Gunardi menjelaskan porsi pembagian dividen itu sebesar 15% dari total laba bersih BSI yang dicapai di 2023 dengan Rp5,7 triliun.
"Sehubungan dengan laba bersih 2023 sebesar Rp5,7 triliun, RUPST menetapkan penggunaan laba bersih sebesar 15% dibagi sebagai dividen," ujarnya dalam press conference RUPST BSI secara daring, Jumat (17/5).
Baca juga : Dividen Antam Dibagikan 100% dari Laba Bersih
Dengan capaian laba yang tumbuh impresif di tahun lalu, Hery menyampaikan jumlah dividen buku tahun 2023 naik dua kali dibandingkan dividen tahun 2022 yang sebesar Rp9,24 per lembar saham.
"Kalau pemegang saham punya sekian juta lembar kalikan saja Rp18,54 lembar. Dividen ini meningkat dibandingkan dividen 2022," imbuhnya.
Dari total laba bersih BSI yang mencapai Rp5,7 triliun, sebanyak 20% atau Rp1,14 triliun disisihkan sebagai cadangan wajib. Lalu, sebesar 15% ditetapkan sebagai dividen tunai dan 65% atau sejumlah Rp3,7 triliun digunakan sebagai saldo laba ditahan.
"Kami meyakini keputusan pemegang saham ini akan menjadikan pengurus perseroan semakin solid, meraih kinerja yang berkelanjutan," pungkas Dirut BSI. (Ins/Z-7)
Astra tunjuk Rudy sebagai Presiden Direktur dan bagikan dividen Rp390 per saham. Simak detail RUPST Astra 2026 di sini.
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) setujui Rp2 triliun dibagikan sebagai dividen tunai kepada pemegang saham.
Bank Mandiri menyalurkan dividen interim tahun buku 2025 kepada para pemegang saham pada Rabu (14/1).
ONE Global Capital mengumumkan pembagian dividen Natal perdana kepada para investornya, hanya satu tahun sejak mengakuisisi Eastlakes Shopping Centre.
Bank Mandiri mengumumkan rencana pembagian dividen interim untuk tahun buku 2025.
PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo menetapkan dividen tunai sebesar Rp1,5 triliun kepada pemegang saham/negara setelah membukukan kinerja keuangan 2024 yang melesat.
PT Astra Agro Lestari Tbk mencatatkan kinerja positif pada kuartal I 2026 dengan pertumbuhan laba yang signifikan, didorong oleh efisiensi operasional dan pengendalian biaya.
RUPST Astra 2026 menetapkan dividen Rp390 per saham, laba bersih Rp32,77 triliun, susunan manajemen baru, serta penunjukan auditor 2026.
Bank Mandiri mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp15,4 triliun pada kuartal I 2026 atau tumbuh 16,6% secara year on year (yoy).
Bank BTN raih laba bersih 22,6% pada kuartal I 2026, didorong efisiensi biaya dan transformasi digital. Pendapatan bunga naik, sektor perumahan terus berkembang.
Kinerja Bank Mandiri pada awal 2026 dinilai tetap solid meski permintaan kredit secara struktural belum sepenuhnya pulih.
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatatkan penurunan volume penjualan sepanjang 2025, namun membukukan pertumbuhan laba bersih pada periode tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved