Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
CIPUTRA Group melalui anak usahanya PT Ciputra Residence, terus melakukan pengembangan kawasan Kota Baru Terpadu Citra Maja Raya.
Citra Maja Raya merupakan pengembangan Kawasan Hunian Terpadu yang berada di Barat Jakarta, tepatnya di Kota Baru Maja, salah satu Kota Baru Publik yang pembangunannya tengah menjadi prioritas oleh pemerintah.
Saat ini Citra Maja Raya tengah berkembang pesat sebagai sebuah Kawasan Hunian Terpadu dan telah dikembangkan dalam tiga tahap, dengan luas mencapai hampir 800 hektare.
Managing Director PT Ciputra Residence Budiarsa Sastrawinata mengatakan bahwa Citra Maja Raya merupakan perwujudan komitmen Ciputra Group dalam mendukung program pengembangan Kota Baru Maja dan penyediaan hunian terjangkau bagi masyarakat Indonesia.
"Citra Maja Raya digagas sebagai pengembangan Kota Baru Terpadu yang menyediakan hunian yang terjangkau dengan tingkat kenyamanan tinggi. Citra Maja Raya dikembangkan dengan konsep Transit Oriented Development (TOD), berjarak 500 meter dari stasiun KRL Maja, dan dilengkapi dengan infrastruktur serta fasilitas kota yang saling terintegrasi satu sama lain," kata Budiarsa dalam sambutannya pada acara Peletakan Batu Pertama Masjid Kedua dan Gereja Bersama di Citra Maja Raya, Senin (30/10).
Budiarsa menjelaskan saat ini sudah lebih dari 20.000 unit rumah dan komersial yang terbangun oleh Ciputra Group di Citra Maja Raya. Selain itu, tersedia juga beragam fasilitas unggulan skala kota yang sudah beroperasional seperti Bioskop CGV, Funworld, Food Terrace food court, Sports Club, Water World water park, Sekolah Mutiara Bangsa, Muslim Cendekia Islamic School, Klinik EcoMedika, convenience store, shuttle bus, rumah ibadah, berbagai perbankan dan ATM, dan fasilitas komersial.
Baca juga:
> Kemenhub Buka kembali Terminal KCN Pelabuhan Marunda
> Pasar Properti Masih Menggeliat
"Kami berkomitmen untuk terus menambah fasilitas baru yang dibutuhkan oleh penghuni Citra Maja Raya dan masyarakat sekitar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Hal itu kami wujudkan dengan pembangunan Masjid Kedua dan Gereja Bersama untuk terus melengkapi fasilitas Citra Maja Raya," lanjut Budiarsa.
Budiarsa juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang hadir di acara Peletakan Batu Pertama Masjid Kedua dan Gereja Bersama di Citra Maja Raya.
“Kami mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kunjungan kerja Menteri Perhubungan RI ke Citra Maja Raya. Kunjungan ini adalah bentuk dukungan dan perhatian pemerintah terhadap pengembangan Kota Baru Terpadu Citra Maja Raya. Kami berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan visi pemerintah dalam pengembangan Kota Baru Maja,” kata Budiarsa.
Berdasarkan Master Plan Development Plan (MPDP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kota Baru Maja akan menempati lahan seluas 15.511 hektare dan dapat mengakomodasi lebih dari 2.106.521 penduduk.
Pemerintah merencanakan Kota Baru Maja dengan akses yang mudah ke kota besar terdekat dan Jakarta, baik melalui transportasi publik seperti KRL ataupun transportasi pribadi menggunakan Jalan Tol maupun Jalan Nasional.
Kota Baru Maja juga akan menjadi basis ekonomi yang kuat dan kota satelit yang inklusif dan berkelanjutan. Selain itu, pemerintah akan membangun infrastruktur kunci, termasuk tol Serpong-Balaraja dan Serang-Panimbang, Instalasi Pengelolaan Air Minum (IPA) di Rangkasbitung, serta Bendungan Karian. (Z-6)
Ia menilai Kemendagri sebagai lembaga pembina pemerintah daerah segera berkoordinasi dengan Pemda setempat yang memiliki perlintasan sebidang.
Kemenhub masih menunggu izin atau clearance dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi sebelum mengoperasikan kembali layanan kereta rel listrik (KRL) di lintas Cikarang–Bekasi Timur.
KEMENTERIAN Perhubungan terus mendorong peningkatan kualitas layanan transportasi nasional, khususnya di kawasan perkotaan.
Kemenhub mengimbau seluruh operator transportasi di semua moda untuk mengutamakan keselamatan dalam menghadapi arus balik Lebaran 2026.
DIREKTUR Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan mengimbau masyarakat untuk menghindari puncak arus balik Lebaran 2026 yang diprediksi pada 24 Maret 2026.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub menyebut berbagai langkah strategis telah diterapkan secara kolaboratif untuk menangani kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved