Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUSAHAAN asuransi umum, Sompo Insurance, mencatat pertumbuhan yang kuat pada 2022, dengan total pendapatan hampir Rp2,8 triliun, akumulasi dari premi bruto dan kontribusi dari Unit Syariah, serta pertumbuhan tahun ke tahun sebesar 25.4%.
Chief Executive Officer Sompo Insurance Eric Nemitz mengatakan, kontribusi pertumbuhan itu berasal dari fokus pihaknya pada pertumbuhan segmen ritel dan korporat dengan membangun fondasi yang kuat pada kemampuan digital, mengembangkan dan mengoptimalkan saluran distribusi seperti bancassurance, mitra leasing, broker, agen dan lainnya.
"Kami berterima kasih kepada pelanggan yang telah mempercayai kami, serta mitra layanan dan distribusi yang memungkinkan kami untuk melindungi lebih banyak pelanggan di Indonesia,” kata Eric Nemitz.
Baca juga : Gandeng Bank OCBC, Great Eastern Life Hadirkan Produk Unit Link Baru
Seiring gaya hidup dan aktivitas bisnis yang kembali normal, serta peningkatan konsumsi rumah tangga, Sompo Insurance mendapatkan kepercayaan lebih dari 1 juta nasabah.
Sompo juga membuktikan komitmennya untuk melindungi pelanggan dengan membayar total klaim sebesar Rp0,44 triliun selama 2022, membantu nasabah memitigasi risiko dengan memberikan pelatihan seputar risk engineering, keamanan mengemudi, bencana alam, dan lainnya.
Baca juga : Laba Raksasa Reasuransi Jerman Munich Re Jatuh akibat Gempa
Sompo Insurance mengalami pertumbuhan pendapatan di hampir semua lini bisnisnya, dengan peningkatan tertinggi pada asuransi kesehatan, kendaraan bermotor, properti, dan risk engineering.
Bersamaan dengan kinerja bisnis yang positif, Sompo mengakumulasi total aset bersih sebesar Rp4,2 triliun, meningkat 9.69% dari tahun sebelumnya. Didukung kinerja keuangannya yang solid, Sompo Insurance membukukan rasio solvabilitas sebesar 217%, jauh di atas batas 120% yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dalam upaya menjalankan praktik keuangan berkelanjutan dan tanggung jawab sosial di Indonesia, Sompo Insurance melakukan program literasi dan inklusi keuangan, serta kegiatan lingkungan dan sosial bersama mitranya.
Sompo Insurance juga telah bergabung dengan Net-Zero Insurance Alliance (NZIA) dan menjadi perusahaan asuransi Asia pertama yang tidak akan menjamin asuransi dan investasi masa depan di perusahaan batubara dan perusahaan yang terlibat dalam eksploitasi energi di Arctic National Wildlife Refuge.
Langkah tersebut memperkuat komitmen untuk tidak menanggung risiko atau investasi di perusahaan batubara tanpa rencana transisi pada tahun 2025, sebagai bagian dari upaya kolaboratif berkelanjutan dalam membentuk masyarakat netral karbon.
“Ketangguhan dan kekuatan finansial kami yang telah terbukti memungkinkan kami memberikan ketenangan (peace of mind) kepada pelanggan dan mitra kami selama 48 tahun terakhir. Sompo akan terus menawarkan produk inovatif dan layanan berkualitas tinggi untuk melayani pelanggan korporat dan individu kami di Indonesia sembari melaksanakan keuangan berkelanjutan dan tanggung jawab sosial kami,” tutup Eric. (RO/Z-5)
Pertumbuhan penjualan bersih PYFA tahun 2025 ditopang oleh ekspansi kuat pada lini CDMO yang semakin menjadi salah satu pilar strategis.
Sesuai dengan Anggaran Dasar, Perseroan bergerak dalam bidang Usaha Asuransi Umum Konvensional. Perseroan telah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 29 Desember 2003
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang mengesankan pada kuartal II tahun 2024.
Penghargaan menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menciptakan tempat kerja kondusif guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan bisnis perseroan.
PERUSAHAAN pengembang properti PT Intiland Development Tbk (Intiland; DILD) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2023.
Di kuartal 1 2024, Perseroan sukses membukukan peningkatan pendapatan sebesar 14,6% menjadi Rp338,5 miliar, naik dari periode sama tahun sebelumnya.
PT Astra Agro Lestari Tbk mencatatkan kinerja positif pada kuartal I 2026 dengan pertumbuhan laba yang signifikan, didorong oleh efisiensi operasional dan pengendalian biaya.
Laba emiten properti melonjak 216,7% pada 2025, ditopang optimalisasi aset dan pendapatan berulang, serta membagikan dividen Rp2 miliar.
Bank Mandiri mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp15,4 triliun pada kuartal I 2026 atau tumbuh 16,6% secara year on year (yoy).
PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) mencatatkan kinerja keuangan yang tetap resilien sepanjang 2025, didukung oleh strategi bisnis yang adaptif dan pengelolaan risiko yang prudent.
Kinerja Bank Mandiri pada awal 2026 dinilai tetap solid meski permintaan kredit secara struktural belum sepenuhnya pulih.
PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatatkan penurunan volume penjualan sepanjang 2025, namun membukukan pertumbuhan laba bersih pada periode tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved