Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI upaya mengamankan energi selama periode arus balik, pada hari pertama masuk kerja setelah cuti bersama, PT Pertamina (Persero) langsung melakukan pemantauan kesiapan BBM, LPG, dan Gas untuk kebutuhan arus balik 2023. Direksi Pertamina bersama dengan Direksi Subholding melakukan pemantauan langsung di Pertamina Integrated Enterprise Data and Command Center (PIEDCC) Kantor Pusat Pertamina, Rabu (26/4) pagi.
PIEDCC menjadi salah satu bagian penting dalam memonitor proses distribusi dan ketersediaan supply energi selama masa Ramadan dan Idul Fitri 1444 H, termasuk selama arus mudik dan balik lebaran 2023. Dalam kesempatan tersebut Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menyampaikan bahwa pemantauan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran seluruh proses operasi Pertamina.
"Hari ini di PIEDCC, saya memantau langsung, guna memastikan kesiapan supply BBM, LPG dan Gas khususnya untuk arus balik. Kami pastikan supply tidak ada hambatan, kemudian inventory kami iuga jaga, dan seluruh aset Pertamina beroperasi dengan performance yang sangat baik,” ungkap Nicke, Rabu (26/4).
Baca juga: Arus Balik Lebaran, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman
Dalam kunjungan tersebut dipastikan untuk arus balik telah dipersiapkan dengan baik dari hulu ke hilir. Nicke menyampaikan bahwa seluruh Subholding Pertamina telah bersinergi dengan baik untuk menyiapkan kebutuhan energi selama periode arus balik.
“Jadi kami pastikan untuk arus balik, dapat kami kelola dengan baik seperti halnya waktu arus mudik kemarin. Kami siapkan dari hulu sampai hilir, selain itu, Pertamina juga menyediakan tambahan fasilitas, dengan menyediakan tempat beristirahat yang nyaman bagi pemudik untuk mengantisipasi kelelahan,” jelas Nicke.
Nicke menambahkan, secara keseluruhan, selama masa periode mudik dan arus balik lebaran, Pertamina telah berhasil mengelola dan memenuhi kebutuhan energi masyarakat dengan baik. "Dari semua data yang kami pantau di PIEDCC dan dari hasil evaluasi, Pertamina telah mengelola dengan baik supply dan berhasil memenuhi kebutuhan BBM, LPG dan juga gas juga pada saat periode mudik. Baik di sepanjang jalur mudik, di daerah tujuan mudik, juga di daerah-daerah wisata,” papar Nicke.
Baca juga: Pertamina: Stok BBM Aman, Arus Mudik Tertangani dengan Baik
Selain itu Pertamina juga menyiagakan kebutuhan energi untuk daerah rawan bencana. Titik-titik krusial tersebut yang menjadi prioritas baik dari kesiapan SPBU maupun pantauan stok. Hal ini untuk menghindari peningkatan antrean masyarakat.
Nicke mengucapkan terima kasih atas kontribusi Perwira Pertamina dan sinergi antar fungsi dan seluruh Subholding yang telah berjalan dengan baik selama masa arus mudik dan balik 1444 Hijriyah.
"Terima kasih kepada para Perwira semua dari hulu ke hilir, yang selalu standby, mengoperasikan semua sarana dan fasilitas Pertamina, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan" tutup Nicke. (S-3)
SEKRETARIS Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memastikan stabilitas pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tetap terjaga dan terkendali.
ANGGOTA Komisi VI DPR RI Christiany Eugenia Paruntu menilai PT Pertamina (Persero) masih memiliki kapasitas finansial yang memadai untuk menanggung selisih harga BBM.
KABAR rencana penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) yang diisukan mulai berlaku per 1 April 2026 memicu kepanikan warga di Kabupaten Sidoarjo.
Distribusi BBM dipastikan aman selama mudik Lebaran 2026 dengan armada tangki, SPBU kantong, dan sistem pengendalian distribusi terintegrasi di seluruh Indonesia.
Melalui sistem RTC, aktivitas penyaluran energi dipantau secara digital guna memastikan operasional mobil tangki berjalan sesuai standar keselamatan dan keamanan operasional perusahaan.
PT Pertamina (Persero) memprediksi konsumsi BBM akan meningkat sebesar 7,6% pada arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/26.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif memastikan kondisi ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dalam kondisi aman selama masa Hari Raya Idul Fitri 1445 H/2024.
Konsumsi Avtur terus naik hingga mencapai diatas 11.000 KL per hari, lalu mengalami penurunan dan kembali naik hingga mencapai angka 11.400 KL pada tanggal 2 Juli 2023
Pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) di masa arus mudik tahun ini dinilai positif terlihat dari minimnya antrean di SPBU Pertamina yang sebelumnya menjadi penyebab kemacetan.
Dalam mengantisipasi mudik lebaran, Pertamina juga menyiapkan SPBU Modular ataupun Kios BBM guna mengurai antrian kendaraan.
Konsumsi BBM gasoline seperti Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo di tol jalur A menuju Surabaya meningkat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved