Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HUB.ID Accelerator 2022 merupakan program yang memfasilitasi kegiatan business matchmaking bagi startup digital tanah air dan mempertemukan mereka dengan mitra dari pemerintah, BUMN, korporasi swasta, dan investor guna menjaring ekosistem startup digital Indonesia.
Setelah resmi membuka registrasi pada 11 Juni 2022 lalu, program HUB.ID Accelerator 2022 melanjutkan rangkaian acaranya melalui promotional roadshow. Promotional roadshow ini telah dilakukan secara luring sejak 16 Juni 2022 hingga 6 Juli 2022 di 6 kota di Indonesia, yaitu Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Medan dan Makassar.
Sejalan dengan misi mempercepat pengembangan ekosistem digital tanah air, rangkaian promotional roadshow juga bertujuan untuk mensosialisasikan program HUB.ID Accelerator 2022 serta menjaring lebih banyak lagi startup tanah air yang berpotensi dan tersebar di berbagai kota di Indonesia.
Dalam rangkaian promotional roadshow kali ini HUB.ID Accelerator 2022 turut melibatkan narasumber dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo), alumni program HUB.ID 2021 serta dihadiri berbagai komunitas startup di 6 kota. Komunitas startup dan alumni HUB.ID Accelerator 2021 pun turut memberikan gambaran manfaat dari mengikuti program HUB.ID bagi para startup digital.
Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo, Semuel A. Pangerapan, menjelaskan latar belakang penyelenggaraan program HUB.ID Accelerator 2022 adalah untuk menyukseskan proses akselerasi transformasi digital tanah air.
Guna mendukung upaya tersebut, diperlukan pengembangan ekosistem digital yang melibatkan tiga komponen penting, diantaranya infrastruktur, dukungan regulasi, hingga ketersediaan talenta digital yang mumpuni.
“Seluruh teknologi digital yang tersedia di sekitar kita sekarang, sudah mulai banyak diisi oleh para pelaku industri teknologi digital dari dalam negeri. Kita patut bangga dengan semakin meningkatkan semangat 'digital entrepreneurship' di kalangan anak muda yang ditunjukkan semakin banyak startup digital yang bertumbuh dan juga berkembang,” ujar Semuel
Direktur Ekonomi Digital I Nyoman Adhiarna mengatakan pada tahun ini, Kemenkominfo tetap menyelenggarakan program HUB.ID Accelerator, sebuah program yang memiliki fokus untuk meningkatkan sinergi, kolaborasi, kerja sama bisnis, dan investasi bagi startup digital melalui peningkatan jumlah business matchmaking dengan pemerintah, BUMN, korporasi swasta, dan investor.
Baca juga : Forum B20-G20 Indonesia Bahas Rekomendasi Transformasi Digital
"Adapun target startup digital yang akan difasilitasi adalah 25 startup digital dengan kriteria pada posisi seeds sampai dengan pre-series A. Banyak fitur-fitur program yang kita laksanakan di HUB.ID Accelerator dengan mengukur kebutuhan dari dua sisi, yaitu menyelaraskan sinergi kebutuhan startup digital dengan mitra bisnis & investor," jelasnya.
Director Startup Bandung Grahadea Kusuf, yang hadir di salah satu promotional roadshow turut memberikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan melalui program HUB.ID Accelerator 2022
“Kami percaya bahwa startup-startup di luar kota besar juga memiliki potensi yang tidak kalah hebatnya. Oleh karena itu, kami sangat mengapresiasi dukungan dan kesempatan yang diberikan oleh program HUB.ID Accelerator 2022 supaya startup yang tersebar di seluruh Indonesia juga dapat unjuk gigi dan mendapatkan akses kemitraan serta pendanaan yang mereka butuhkan," katanya.
Salah satu alumni program HUB.ID Accelerator, Tubagus Syailendra yang juga CEO Chickin, pun turut hadir pada acara promotional roadshow di Medan, Sumatera Utara dan menceritakan pengalamannya dalam mengikuti program ini.
"Melalui HUB.ID, kami menemukan banyak ide dan akses kolaborasi dengan berbagai mitra bisnis termasuk melalui jaringan yang diberikan mentor. Contoh: TaniHub dan Chickin dengan menjalin hubungan bisnis supply ayam ke TaniHub," katanya.
Setelah mendapatkan 25 startup digital pada 5 vertikal bisnis dengan kualifikasi yang telah ditetapkan, para peserta akan mengikuti rangkaian kegiatan HUB.ID Accelerator 2022 dimulai dari Business Mentoring, Pitch Training, Business Matchmaking, Networking Session, Demo Day, dan Global Immersion bagi 5 startup terbaik. Rangkaian kegiatan akan berlangsung hingga Oktober 2022 mendatang.
Registrasi program HUB.ID Accelerator 2022 telah resmi dibuka pada 11 Juni 2022 melalui laman www.hub.id dan akan ditutup pada 10 Juli 2022. Adapun startup digital yang dicari untuk mengikuti HUB.ID Accelerator yang memiliki fokus bisnis pada sektor Financial Services, B2B & Enterprise Solution, Logistic/Supply Chain, SME Enabler, dan Agri & Aquaculture. (RO/OL-7)
Capaian itu menegaskan validasi atas komitmen perusahaan dalam mengedepankan keterbukaan informasi di era digital serta peran kepercayaan para pengguna setia.
Direktur Utama Indodana Finance Mira Wibowo meraih penghargaan Indonesia Best CEO 2025 dalam ajang Indonesia Business Leadership Forum.
Ebbot menghadirkan teknologi AI andal, sedangkan Veda Praxis menyediakan fondasi tata kelola yang kuat dan juga tim implementer dengan kapabilitas lokal.
Model kerja fleksibel berbasis platform digital dinilai menjadi bantalan sosial modern.
Pengemudi ojol dan NGO Deconstitute menggugat skema kuota internet hangus ke Mahkamah Konstitusi dengan menguji UU Telekomunikasi.
Bank Indonesia meluncurkan Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) untuk memperkuat literasi, keamanan, dan inklusi ekonomi digital, didukung pertumbuhan QRIS dan BI-FAST yang kian pesat.
BytePlus menggelar BytePlus Indonesia AI Day 2026 pada 16 April 2026 di Jakarta dengan mengusung tema Unleash Frontier AI Capabilities.
Layanan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat modern yang menginginkan kemudahan tanpa mengorbankan keamanan
SNS tahun ini resmi memulai program uji coba truk listrik (Electric Vehicle/EV) guna melengkapi armada operasional untuk pengiriman barang dari depo menuju ritel.
KOMPETENSI digital merupakan salah satu yang krusial untuk terus ditingkatkan di kalangan pelajar. Hal tersebut harus dilakukan lewat berbagai pelatihan dan edukasi.
Virtuenet memperkenalkan sejumlah sistem teknologi untuk mengatasi permasalahan tersebut, teknologi yang membawa rangkaian solusi digital terintegrasi.
Ia mencontohkan, permainan tradisional maupun aktivitas fisik lainnya dapat menjadi pilihan untuk mengalihkan perhatian anak dari penggunaan gawai secara berlebihan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved