Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA Emas berjangka melonjak lebih dari satu persen pada akhir perdagangan Rabu atau Kamis pagi WIB (20/1), karena dolar AS yang lebih lemah. Ditambah ketegangan geopolitik di sekitar Ukraina meningkatkan daya tarik aset-aset safe-haven dan memicu reli logam mulia.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Exchange, melambung 30,8 dolar AS atau 1,7 persen, menjadi ditutup pada 1.843,20 dolar AS per ounce, setelah turun 4,1 dolar AS atau 0,23 persen sehari sebelumnya.
Penurunan dolar membuat emas lebih murah bagi pembeli yang memegang mata uang lainnya, sementara penurunan dalam imbal hasil acuan obligasi pemerintah AS 10-tahun dari tertinggi dua tahun juga mendorong permintaan terhadap logam tersebut.
Penurunan imbal hasil telah mendorong penembusan teknikal dalam emas, tetapi mungkin masih diperdagangkan dalam kisaran 1.800 dolar AS hingga 1.840 dolar AS sampai pertemuan Federal Reserve AS minggu depan, kata Ed Moya, analis pasar senior di broker OANDA.
Ekspektasi bahwa Fed akan memperketat kebijakan moneter segera setelah Maret telah membebani emas tahun ini karena suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan peluang kerugian memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Emas mungkin juga mendapat dukungan dari ketegangan geopolitik di sekitar Ukraina dan Timur Tengah, kata Moya.
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan pada Rabu pagi (19/1) Rusia dapat meluncurkan serangan baru ke Ukraina dalam waktu yang sangat singkat, tetapi Washington akan melakukan diplomasi selama mungkin.
Logam kuning juga diuntungkan dari daya tariknya sebagai lindung nilai terhadap inflasi karena harga minyak naik ke level tertinggi sejak 2014, memicu kekhawatiran bahwa tekanan harga dapat meningkat.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 73,9 sen atau 3,15 persen, menjadi ditutup pada 24,231 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik 48,9 dolar AS atau 4,99 persen, menjadi ditutup pada 1.028,40 dolar AS per ounce. (Ant/OL-13)
Baca Juga: Minyak Dekati Tertinggi 7 tahun Usai Pipa Irak-Turki Ditutup Akibat Kebakaran
Nilai tukar Mata Uang Rupiah dibuka melemah 32 poin ke level Rp17.275 per dolar AS pada Rabu (29/4) pagi akibat tekanan sentimen global.
Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah 12 poin ke level Rp17.223 pada Selasa (28/4). Simak analisis pergerakan mata uang rupiah di sini.
Mata Uang Rupiah Senin (27/4) pagi menguat 18 poin ke level Rp17.211 per dolar AS. Simak analisis pergerakan kurs dan sentimen pasar selengkapnya.
Kenaikan harga energi global, penguatan dolar AS, serta ketidakpastian pasar keuangan kembali menekan stabilitas ekonomi domestik.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menanggapi tekanan nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh Rp17.300 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah 108 poin ke level Rp17.289 pada Kamis (23/4/2026) pagi. Simak analisis pergerakan kurs hari ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved