Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Baja Titian Utama (anak usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk) pada Senin (6/12) menandatangani perjanjian kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) penggantian dan/atau duplikasi Jembatan Callender Hamilton di Pulau Jawa. Perjanjian KPBU ini berdurasi 12 tahun dengan dua tahun awal masa konstruksi dan 10 tahun masa layanan.
"Poyek penggantian dan/atau duplikasi jembatan Callender Hamilton dilaksanakan di 37 lokasi jembatan yang terletak di Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur," ujar Afifuddin Suhaeli Kalla, Direktur Bukaka Teknik Utama Tbk, dalam keterangan resmi. Komposisi kepemilikan di Baja Titian Utama ialah Bukaka Teknik Utama sebesar 99% dan PT Bukaka Mega Investama 1%.
Baja Titian Utama akan menerima pembayaran dari PJPK melalui skema availability payment (ketersediaan layanan). Pembayaran diberikan selama masa layanan (10 tahun) dengan total nilai AP yang akan diterima sebesar Rp4,8 triliun di luar PPN.
Sebelumnya, Bukaka Teknik Utama menjadi pemenang proses pengadaan badan usaha dalam proyek KPBU kegiatan penggantian dan/atau duplikasi Jembatan Callender Hamilton di Pulau Jawa oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Atas penetapan pemenang pelelangan tersebut, perseroan mendirikan anak usaha baru
bernama Baja Titian Utama sebagai badan usaha pelaksana proyek KPBU tersebut.
Baca juga: Perubahan Kebijakan The Fed dan Omicron Tentukan Fluktuasi Pasar Saham
Penandatanganan itu dilakukan oleh Direktur Utama Baja Titian Utama Budi Hartono dengan Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Hedy Rahadian selaku penanggung jawab proyek kerja sama (PJPK). Hadir dalam penandatanganan tersebut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Mochamad Basoeki Hadimoeljono, Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi, Direktur Komersial Bank Mandiri Riduan, Direktur Bukaka Ibu Sofiah Balfas, dan Afifuddin Suhaeli Kalla. (OL-14)
Warga Dusun Ciharashas dan Dusun Cijambe, Desa Caringin, dapat menikmati akses yang lebih aman dan layak setelah diresmikannya Jembatan Amanah
Siswa di daerah itu terpaksa berangkat dan pulang sekolah dengan melintasi pipa air karena jembatan yang biasa mereka lalui ambruk dan tak kunjung dibangun kembali.
Ground breaking Jembatan Garuda Tahap IV di Sorong Barat resmi dimulai. Proyek strategis ini bertujuan meningkatkan konektivitas dan ekonomi Papua Barat Daya.
Kabupaten Bekasi dengan luas wilayahnya masih membutuhkan banyak pembangunan jembatan penghubung.
Ratusan jembatan itu dibangun untuk membantu masyarakat di daerah terdampak bencana dan wilayah-wilayah yang membutuhkan akses penghubung.
Seorang jenderal bintang empat memimpin langsung pembangunan jembatan, baik yang berukuran besar maupun jembatan kecil yang berada di desa-desa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved