Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH mengumumkan rancangan penggabungan BUMN di bidang pelabuhan. Dengan begitu, Pelindo I, Pelindo II, Pelindo III dan Pelindo IV, akan berintegrasi menjadi satu Pelindo.
“Penggabungan ini untuk mewujudkan industri kepelabuhanan nasional yang lebih kuat. Meningkatkan konektivitas maritim di seluruh Indonesia, serta meningkatkan kinerja dan daya saing BUMN di bidang kepelabuhanan,” ujar Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo dalam konferensi pers virtual, Rabu (1/9).
Menurut Kartika, integrasi Pelindo merupakan salah satu bagian dari program strategis pemerintah dan inisiatif Kementerian BUMN. Dalam hal ini, untuk melanjutkan proses konsolidasi BUMN dalam layanan kepelabuhanan. Serta, diusulkan masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN) yang sesuai arahan Presiden.
Baca juga: Luhut Minta 10 Pelabuhan Terapkan Sistem Ekosistem Logistik Nasional
Berdasarkan kajian yang dilakukan atas opsi restrukturisasi BUMN pelabuhan, lanjut Kartika, penggabungan menjadi opsi paling sesuai. Sebab, dapat memaksimalkan sinergi dan penciptaan nilai tambah. Dalam rancangan penggabungan, Pelindo II akan menjadi Perusahaan Penerima Penggabungan. Lalu, Pelindo I, Pelindo III dan Pelindo IV akan bubar demi hukum tanpa proses likuidasi.
“Terintegrasinya Pelindo memiliki banyak manfaat bagi perusahaan maupun bagi ekonomi nasional. Salah satunya, membuka kesempatan perusahaan untuk go global. Integrasi ini meningkatkan posisi Pelindo menjadi operator terminal peti kemas terbesar ke-8 dunia, dengan total throughput peti kemas 16,7 juta TEUs,” pungkas Kartika.
Baca juga: Pelindo II Tindak Tegas 12 Pelaku Pungli sejak 2017
Adapun proses integrasi Pelindo rencananya dilaksanakan awal Oktober mendatang. Peraturan pemerintah tentang penggabungan BUMN pelabuhan ini juga masih dalam proses penerbitan. Kemudian, akan berlaku efektif setelah penandatanganan Akta Penggabungan.
“Pelindo akan memiliki kontrol dan kendali strategis yang lebih baik. Pengembangan perencanaan akan menjadi lebih holistik untuk jaringan pelabuhan, yang akhirnya menurunkan biaya logistik," jelas Direktur Utama Pelindo II Arif Suhartono.
Menurutnya, Pelindo yang terintegrasi tidak akan dikelola berdasarkan wilayah, melainkan berdasarkan lini bisnis. Sehingga, dapat fokus untuk mengembangkan potensi bisnis ke depan.(OL-11)
Pentingnya penyediaan armada pendukung yang siaga, seperti kapal tunda (tugboat), guna mengantisipasi kemacetan lalu lintas laut secara cepat.
Iran mengancam tak ada pelabuhan yang aman di Teluk dan Laut Oman setelah AS memblokade akses kapal Iran via Selat Hormuz, memicu eskalasi baru.
Pelindo telah memetakan sejumlah pelabuhan yang berpotensi mengalami lonjakan penumpang tertinggi selama mudik Lebaran tahun ini.
PANGLIMA TNI menetapkan siaga 1 melalui telegram yang dikirimkan beberapa waktu lalu. Komandan Komando Daerah Angkatan Laut melaksanakan penebalan keamanan di laut Jakarta.
Pengelolaan pelabuhan dan operasional kapal tidak berada dalam satu entitas yang sama. Pengelolaan pelabuhan berada di bawah kendali Pelindo sementara operasional kapal oleh Pelni.
Program Green Terminal dirancang sebagai skema sertifikasi fasilitas pelabuhan berbasis delapan pilar keberlanjutan.
Arus peti kemas di KIK Balikpapan meningkat 3% pada Maret 2026. Lonjakan dipicu aktivitas logistik Ramadan dan Idul Fitri.
Pelindo Regional 4 Makassar mencatat lonjakan arus mudik Lebaran 2026 sejak H-15 hingga H-5. Data terbaru menunjukkan total 308.473 pemudik telah melakukan perjalanan melalui 20 cabang
Pelindo melepas keberangkatan 7 ribu peserta Mudik Gratis Pelindo 2026 menjelang Lebaran 2026, dengan total 152 armada bus.
Pelindo Group memberangkatkan peserta Program Mudik Bersama BUMN 2026 yang mengusung tema Mudik Aman Berbagi Harapan guna membantu masyarakat pulang ke kampung halaman.
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 4 memastikan kesiapan layanan operasional pelabuhan menjelang arus mudik Lebaran 1447 H/2026 M.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved