Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MATA uang dolar AS melemah tipis pada akhir perdagangan, Jumat (20/8), setelah kenaikan empat hari berturut-turut.
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,06 persen menjadi 93,5024.
Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1695 dolar AS dari 1,1676 dolar AS pada sesi sebelumnya dan pound Inggris turun menjadi 1,3622 dolar AS dari 1,3639 dolar AS sesi sebelumnya. Sementara, dolar Australia turun menjadi 0,7136 dolar AS dari 0,7151 dolar.
Sedangkan, seperti dilansir Xinhua, dolar AS dibeli 109,80 yen Jepang atau lebih tinggi dari 109,78 yen pada sesi sebelumnya, turun menjadi 0,9176 franc Swiss dari 0,9185 franc, dan naik menjadi 1,2844 dolar Kanada dari 1,2819 dolar.
Pergerakan tersebut terjadi setelah kenaikan empat sesi berturut-turut untuk dolar AS minggu ini, karena pelaku pasar mencari keamanan di tengah kebangkitan infeksi COVID-19. (Ant/OL-13)
Baca Juga: Muzani: Partisipasi Tidar Percepat CapaianTarget Vaksinasi Nasional
Nilai tukar Mata Uang Rupiah dibuka melemah 32 poin ke level Rp17.275 per dolar AS pada Rabu (29/4) pagi akibat tekanan sentimen global.
Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah 12 poin ke level Rp17.223 pada Selasa (28/4). Simak analisis pergerakan mata uang rupiah di sini.
Mata Uang Rupiah Senin (27/4) pagi menguat 18 poin ke level Rp17.211 per dolar AS. Simak analisis pergerakan kurs dan sentimen pasar selengkapnya.
Kenaikan harga energi global, penguatan dolar AS, serta ketidakpastian pasar keuangan kembali menekan stabilitas ekonomi domestik.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menanggapi tekanan nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh Rp17.300 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah 108 poin ke level Rp17.289 pada Kamis (23/4/2026) pagi. Simak analisis pergerakan kurs hari ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved