Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menghadiri halal bihalal dengan para kepala desa (kades) se-Indonesia secara virtual, Jumat (14/5/2021). Gus Menteri, sapaan akrabnya, merasa senang dan berterima kasih atas kesediaan para kades yang sempatkan waktu menghadiri Halalbilhalal ini meski sedang membimbing warga desa untuk berlebaran dengan patuhi protokol kesehatan.
Gus Menteri mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah. "Semoga seluruh amal ibadah kita selama Ramadan ini diterima Allah SWT dan segala dosa-dosa kita diampuni," kata Gus Menteri.
Ada tiga hal yang mengisi totalitas ibadah selama Ramadan. Yaitu 10 hari pertama kita diberikan rahmat, 10 hari kedua kita diberikan pengampunan, dan 10 hari terakhir kita akan diberikan kebebasan dari api neraka.

Baca Juga: Digitalisasi Juga Sampai ke Desa
Gus Menteri memberi apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh kades yang bekerja keras melaksanakan pembangunan desa yang berpihak kepada masalah yang dihadapi masalah desa. "Kita akan mudah deteksi masalah yang dihadapi warga karena kita miliki data yang konkret dan detail tentang desa," kata Doktor Honoris Causa dari UNY itu.
Gus Menteri ucapakan terima kasih kepada perangkat desa, pendamping desa, dan relawan pemutakhiran data desa yang telah berupaya mendata secara detail dan konkret untuk kepentingan desa. Desa yang perencanaan pembangunan berbasis dengan SDG's desa dan pemutakhiran data diyakini benar-benar bertumpu pada masalah yang dihadapi oleh warga desa.
"Ketika kita membangun di desa dengan data dan fakta yang ada maka saya yakin dalam waktu yang tidak lama permasalahan yang dihadapi seperti kemiskinan, stunting, pendidikan dan kesejahteraan bisa teratasi," kata Mantan Ketua DPRD Jawa Timur ini.
Baca Juga: Ini Rincian Gelontoran Dana Rp37 Triliun ke Desa

Gus Menteri juga menyampaikan apresiasi kepada para kades yang telah sukses menyalurkan dana desa sesuai dengan peruntukannya dan aturan pemanfaatannya. Seperti Bantuan Langsung Tunai, Desa Aman Covid-19, dan Dana Deaa untuk Padat Karya Tunai Desa.
"Jika dilaksanakan maksimal, maka saya yakin ekonomi Indonesia akan tumbuh," kata Gus Menteri.
Kemendes PDTT, kata Gus Menteri, bakal lakukan sejumlah perbaikan dan solusi jitu agar penyaluran Dana Desa bisa lebih cepat dan tepat. Gus Menteri juga menyampaikan jika Peraturan Mendes PDTT tentang BUMDes telah selesai. Tinggal menunggu Peraturan Menkumham soal proses registrasi. (RO/OL-10)
Pendataan SDGs Desa yg dilakukan sejak awal 2021, telah memasuki tahap pengukuran implementasinya.
Gus Halim --sapaan akrab Abdul Halim Iskandar-- juga mengimbau kepada seluruh masyarakat di desa untuk terlibat aktif dalam membangun desa.
pemutakhiran data desa berbasis SDGs Desa terus dilakukan salah satunya pemutakhiran data Indeks Desa Membangun (IDM) yang lebih detail.
Sebanyak 32 kepala keluarga (KK) telah resmi ditempatkan di Satuan Permukiman Transmigrasi Kapitan Meo, Kabupaten Malaka, NTT.
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar menegaskan Gerakan Bangga Rupiah harus terus digaungkan di daerah-daerah perbatasan.
Peningkatan perputaran uang tersebut dari masifnya pemudik yang membelanjakan uangnya di desa untuk keperluan konsumtif dan sebagainya.
IP Trisakti menggelar halal bihalal di Jakarta, menekankan kolaborasi, prestasi akademik, dan kesiapan menghadapi re-akreditasi unggul.
Warga menyaksikan pertunjukan video mapping pada acara Halal Bihalal Jakarta 2026 di Taman Fatahillah, kawasan Kota Tua, Jakarta.
Acara yang berlangsung dengan khidmat, hangat dan penuh keakraban ini ditutup ramah tamah.
Abdul Mu’ti mengaku termasuk mudiker militan. Sejak masuk Jakarta tahun 2002, selama 24 kali mudik tidak pernah mengalami pengalaman yang sama.
Selain fokus pada pengembangan internal, Untar juga menyatakan dukungan penuh terhadap anjuran pemerintah terkait efisiensi di tengah dinamika global saat ini.
Tradisi halal bihalal diinisiasi oleh Presiden pertama RI, Soekarno. Saat itu muncul gagasan silaturahmi yang kemudian berkembang menjadi halal bihalal dan terus dilestarikan hingga kini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved