Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUSAHAAN milik putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep berencana untuk melakukan pencatatan perdana saham (Initial Public Offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Pernyataan tersebut diungkapkan Kaesang dalam akun sosial medianya @kaesangp, yang menjawab pertanyaan warganet perihal kapan usaha bernama Sang Pisang melantai di BEI.
"Tunggu tahun depan ya. Doakan semua brand dibawah @hebatofficial bisa dibeli sahamnya oleh masyarakat," kata Kaesang, Selasa (10/11).
@hebatofficial sendiri merupakan kepanjangan dari PT Harapan Bangsa Kita, yang menaungi berbagai macam perusahaan dibidang kuliner yang dikelola Kaesang. Seperti Sang Pisang, Yang Ayam, Ternakopi, Siap Mas, Let's Toast dan Enigma.
Baca juga : Permohonan Izin Usaha Tembus 1 Juta, UMKM Mendominasi
Dalam website resmi PT Harapan Bangsa Kita disebutkan, perusahaan itu memiliki visi menjadikan UMKM sebagai produk unggulan dalam negeri dan memberikan pembinaan bahkan bantuan modal bagi para pelaku usaha yang ingin mengembangkan usahanya.
PT tersebut didirikan pada akhir 2019. Dalam pemberitaan sebelumnya, Kaesang menyebutsalah satu yang membuat produk-produknya mampu bertahan di tengah tren ialah kualitas dan harga yang kompetitif.
"Saya enggak tau apakah produk-produk milik artis itu masih hits apa engga, tapi kalau Sang Pisang masih ada sampai sekarang," ucap Kaesang dalam keterangan resminya. (OL-7)
IHSG Bursa Efek Indonesia ditutup menguat 0,41% ke level 7.101,23 pada Rabu (29/4/2026) berkat aksi bargain hunting dan sentimen global.
IHSG ditutup melemah 0,48% ke level 7.072,39 pada Selasa (28/4/2026) akibat ketidakpastian konflik AS-Iran dan penantian hasil rapat FOMC The Fed.
Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pekan ini terlihat begitu babak belur. Indeks menunjukkan pelemahan signifikan sebesar 6,61%.
MSCI tunda rebalancing indeks Indonesia ke Juni 2026. Simak analisis dampak potensi outflow dana asing dan urgensi reformasi struktural BEI.
IHSG hari ini anjlok ke level 7.129,49 dipicu ketegangan di Selat Hormuz dan penurunan outlook empat bank besar oleh Fitch Ratings
IHSG dibuka melemah tipis ke 7.378 pada Jumat (24/4). Simak analisis dampak harga minyak global dan pelemahan Rupiah terhadap laju bursa hari ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved