Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil, terpaksa mengurangi target sertifikasi peta bidang tanah 2020 melalui program Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).
Kepitusan ini merupakan dampak dari pengurangan anggaran kementerian di tengah pandemi covid-19. “Tahun ini memang ada penyesuaian anggaran. Sehingga target 2020 itu terpaksa dikurangi. Tapi, untuk 2021 kita akan kembali seperti semula,” ujar Sofyan dalam penyerahan sertifikat tanah secara virtual, Jumat (26/6).
Salah satu daerah yang terdampak ialah Kabupaten Cilacap. Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Cilacap, Yuli Mardiono, mengungkapkan target sertifikasi peta bidang tanah di Cilacap berkurang cukup besar. Awalnya, ditargetkan 212.460 bidang tanah, kemudian diturunkan menjadi 177.460 bidang tanah.
Baca juga: Menkeu: Belanja Pusat dan Daerah Banyak yang Tidak Sinkron
“Sehubungan dengan saving akibat covid-19, ada perubahan target untuk Peta Bidang Tanah. Dari semula 212.460 bidang tanah, menjadi 177.460 bidang tanah. Kemudian, Sertifikasi Hak Atas Tanah (SHAT) dari semula 155.370, menjadi separuhnya yaitu 75.340. Namun untuk jumlah desa tetap 54," papar Yuli kepada Sofyan.
Saat ini, realisasi pemberkasan peta bidang tanah di Cilacap sudah mencapai 100%. Dalam hal ini, tinggal menunggu pengesahan. Adapun peta yang sudah diterbitkan baru mencapai 60.000 bidang tanah.
"Pemberkesan selesai semua, tinggal menunggu pengesahan. Untuk penerbitan sampai hari ini sudah mencapai 60.000," tutupnya.(OL-11)
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved