Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI covid-19 yang melanda seluruh negara, termasuk Indonesia, menunjukkan sejauh mana kekuatan manajemen risiko industri keuangan.
Sejak krisis ekonomi 1998 hingga 2020, kinerja industri keuangan domestik terus mengalami perbaikan. Khususnya, manajemen risiko saat menghadapi krisis.
Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Sunarso, mengatakan krisis 1998 yang melanda kawasan Asia berdampak pada pelemahan rupiah. Nilai tukar rupiah anjlok 540%, atau dari Rp 2.500 menjadi Rp 16.000 terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Baca juga: Penerimaan Kontraksi, Defisit APBN Capai Rp 179,6 Triliun
Ketidaksiapan manajemen risiko saat itu menyebabkan rasio kecukupan modal (CAR) perbankan berada pada posisi minus 15,7%. Adapun krisis kedua terjadi pada 2008, yang melanda AS dan Eropa. Nilai tukar rupiah pun mengalami pelemahan dari Rp 9.060 menjadi Rp 10.208 per dolar AS. Sementara itu, posisi CAR bertahan di level 16%.
Terbaru, krisis 2020 disebabkan pandemi covid-19, yang terjadi di seluruh negara. Seperti mata uang global lainnya, rupiah melemah 12% dari Rp 13.800 menjadi Rp 16.000 per dolar AS, dengan posisi CAR 23%.
"Sesungguhnya industri keuangan menunjukkan kemajuan yang pesat dalam risk management hingga kini,” ujar Sunarso dalam diskusi virtual, Selasa (16/6).
Baca juga: Ada Pandemi, Penjualan Kendaraan Astra Lesu
Menurutnya, sektor UMKM paling terdampak krisis ekonomi akibat pandemi covid-19. "Krisis tahun ini menunjukkan adu tebal cadangan. Karena orang tetap mengonsumsi makanan, barang dan jasa tanpa bekerja," pungkas Sunarso.
Dia pun membuat pengandaian terkait kondisi ekonomi. Untuk mengatasi krisis, sebaiknya menemukan satu orang sakit dan dikarantina. Kemudian, membiarkan 1.000 orang beraktivitas. Dibandingkan menghentikan aktivitas 1.000 orang, tanpa menemukan satu orang terinfeksi.
"Apabila tidak ditemukan jadilah seperti saat ini. Jadi kita buka (new normal) bukan penyakitnya hilang, tetapi ekonomi kita tidak akan kuat apabila terus di rumah saja," tandasnya.(OL-11)
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved